Widya Mareta (l. 1994)Insomnia kuil runtuh di dalam kepalakupukul tiga pagi adalah saat palingcemas untuk membangunkan puisi.tak ada gemuruh artileri,tak ada obrolan geladeri. di hadapanku berjejer botol-botol minuman energi,berkas yang […]
Puisi: Duka Seri Bumi – Muhammad Febriyadi (l. 1991)
Muhammad Febriyadi (l. 1991)Duka Seri Bumi Luahkan air matatumpahkan di dadakuair matamu akan aku tampihingga bening dan menjadi suci Di sinilah hati berlarimengejar makna duka seri bumitapi dukamu jadi dukakuia […]
Rendra Bilang Sajak Sapardi Cengeng dan Tak Ada Disiplin Artistik!
Rendra Bilang Sajak Sapardi Cengeng dan Tak Ada Disiplin Artistik! Oleh Hasan Aspahani Rendra dalam “Saya Punya Mental Juara”, wawancara dengan Hardi (Horison, November 1982), bilang, “… Saya kecewa, dengan […]
Menghindar dan Menghidupkan Metafora Mati
Peristiwa Metafora (3): Menghindar dan Menghidupkan Metafora Mati Oleh Hasan Aspahani KITA hidup dalam bahasa yang penuh metafora. Metafora hidup di dalam bahasa kita. Karena itu metafora juga bisa mati. […]
Tenaga Metafora dalam Pepatah Kita
Peristiwa Metafora (2): Tenaga Metafora dalam Pepatah Kita Oleh Hasan Aspahani KETIKA kita membaca sebuah pepatah, misalnya: kalau pandai mencencang akar, mati lalu ke pucuknya, tentu saja kita tidak sedang […]
Bagaimana Kita Menghindar dari Metafora?
Peristiwa Metafora (1): Bagaimana Kita Menghindar dari Metafora? Oleh Hasan Aspahani MISALNYA kita mengucapkan kalimat ini, “tak usah kau kembali, aku telah menutup hatiku untukmu”, maka ada sebuah metafora tersembunyi […]
