Rio Fitra SY (l. 1986) Bagaimana Rasanya Menjadi Tiada? Kapal terbang tak pernah percaya pada pelabuhan udara. Aku di dalamnya dengan awan mengguncang-guncang adalah waktu yang baik untuk mati. Kabin […]
Puisi: Kutuk – Saddam HP (l. 1991)
Saddam HP (l. 1991) Kutuk Lontar yang tinggi hati, jadilah tuak. Tak Ada ular yang melilit atau harapan yang sulit. Tuhan mengetuk-ngetuk kakinya ke tanah. “Aku telah bosan minum anggur.” […]
Puisi: Onani – Nina Minareli (l. 1979)
Nina Minareli (l. 1979) Onani Aku gila, ingatanku sepenuh laut Sepanjang malam aku telanjang memungut Kepingan bulan di atas ranjang Kejantananmu merampas hijau daun Luruh di otakku, gairah angin Pohon-pohon […]
Puisi: The Godfather – Saddam HP (l. 1991)
Saddam HP (l. 1991) The Godfather : Mario Lawi /1/Corleone yang manis dan sakti bersandar di lautan dan mengusirku setelah menjadi peluru bagi keluargaku. Satu untuk ayah. Satu untuk […]
Puisi: Main Drama- Rio Fitra SY (l. 1986)
Rio Fitra SY (l. 1986) Main Drama Percakapan kita ini cabe giling batu lada. Drama pedas tentang kaum bekas pengantin yang duduk tenang sehari semalam. Semata-mata diam, saling berpaling pandang […]
Puisi: Surat Kepada H.B. Jassin – Daelan Muhammad (l. 1942)
Daelan Muhammad (l. 1942) Surat Kepada H.B. Jassin selama ini memang cuma pasir sajak-sajak penyair tiada bercahaya telah mati dalam hidupnya sebab bulan menghilang begitu juga bintang-bintang pada malam pertama […]
