Sindhunata Sekarang Kotir sudah senang selesai sudah pengembaraan ia pulang kandang tahu-tahu rumahnya sudah tenang. Bersayapkan burung sriti harum dengan minyak serimpi Kotir pulang ke rumah pohon pule hijau daunnya […]
Puisi: Hendaklah Sajak-Sajak Ini – Tri Astoto Kodarie
Tri Astoto Kodarie hendaklah sajak-sajak ini sekali waktu membungkam mimpi-mimpi hitamku yang selalu menelusuri wajah bumi kesepian memeluk nasib yang kuyup peluh hendaklah sajak-sajak ini selalu menghitung hari agar dapat […]
Puisi: Ibu yang Pergi dalam Tidur – Linda Christanty
Linda Christanty Semua kenangan adalah sederet angka: Dua tahun lalu ibu dan adik mendatangi penjaga makam keluarga, memintanya menyiapkan makam ibu. Di tanah berbatu. Di sebelah kanan pintu masuk para […]
Puisi: Rerumputan Makam – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja siapa yang berziarah? Ilalang merunduk membuka waktu gundukan tanah yang membaca kesenyapan. Nisan yang diam di antara mata yang basah, mengurai hari-hari yang berjarak seperti baru kulihat […]
Puisi: Notasi Musik Klasik – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja not-not berlirik itu adalah hutan yang terbakar pelan-pelan di antara rambut yang rapuh dimakan terik dan cahaya matahari melepaskan sayap-sayap burung dari sarang yang terusir, dan kelepaknya […]
Puisi: Belgrade: Dalam Ruang Orkestra – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja Ruang sunyi. Tak ada suara. Hanya gerak mata Ketika dimainkan musik daun-daun. Mengalir ke muara Aku tak mengenalmu. Tak mengenal petikan gitar Siapa yang termangu di pojok, […]
Puisi: Dordrecht: Musim Dingin – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja Sepotong salju jatuh di lipatan jendela Sepotong keju tergeletak di tepi piring meja Seikat anggur, apel dan waktu terdiam dalam dingin Gemetar tubuh dibayang kesenyapan ingin Kau […]
Puisi: Marsinah – Linda Christanty
Linda Christanty Aku tidak tahu bagaimana menari dan memainkan gitar dengan benar Jari-jariku ini terasa kasar karena bekerja Dan lagu yang kudengar adalah perintah dan bising mesin setiap hari Tak […]
Puisi: Pergi Mengembara Selagi Usia Masih Muda – Dodong Djiwapradja (1928-2009)
Dodong Djiwapradja (1928-2009) Pergi mengembara selagi usia masih muda Sebab nanti bila janggut sudah turun bagai salju, putih tak’kan punya lagi waktu, selain berbaring dengan muka sedih Pergi mengembara ke […]
