• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Akhirnya Kini Kita Tinggal Berdua – Dharmadi (l. 1948)

Posted on 1 Agustus 2018 by Editor

Dharmadi (l. 1948) Akhirnya Kini Kita Tinggal Berdua akhirnya kini kita tinggal berdua; anak-anak sepertinya baru kemarin menjadi bagian diri kita satu persatu pergi menyusuri jaman mencari nasibnya kita sendiri […]

Posted in Puisi Tagged Dharmadi, Puisi Leave a comment

Puisi: Aku Mencari Kata dalam Sajak Kehidupanku – Dharmadi (l. 1948)

Posted on 29 Juli 20181 Agustus 2018 by Editor

Dharmadi (l. 1948) Aku Mencari Kata dalam Sajak Kehidupanku apalagi yang bisa ditafsirkan dari beribu kata yang berhamburan dari busa mulut tanpa pekarasa apalagi yang bisa dimaknakan dari beribu kata […]

Posted in Puisi Tagged Dharmadi, Puisi Leave a comment

Puisi: Waktu – Arian Pangestu (l. 1991)

Posted on 28 Juli 20181 Agustus 2018 by Editor

Arian Pangestu (l. 1991) Waktu Tidak di tempat lain dan tidak di mana pun. Hari-hari esok padamu aku kembali menuju di sisimu aku ingin tertidur di antara hari-hari panjang kota […]

Posted in Puisi Tagged Arian Pangestu, Puisi Leave a comment

Puisi: Di Dalam Sepetak Kamar – Dharmadi (l. 1948)

Posted on 27 Juli 20181 Agustus 2018 by Editor

Dharmadi (l. 1948) Di Dalam Sepetak Kamar ia pun masih membiarkan daun jendela terbuka; malam makin merapat. memandang jauh hanya bayang pepohonan sesekali bergoyang di bawah sisa-sisa cahaya bulan luput […]

Posted in Puisi Tagged Dharmadi, Puisi Leave a comment

Puisi: Kemarin Aku Menjadi Orang Lain – Arian Pangestu (l. 1991)

Posted on 26 Juli 20181 Agustus 2018 by Editor

Arian Pangestu (l. 1991) Kemarin Aku Menjadi Orang Lain Tak ada kesibukan pagi ini hari-hariku yang pendek habis untuk mengingat kenanganmu yang panjang. Pukul 10 pagi aku butuh segelas kopi […]

Posted in Puisi Tagged Arian Pangestu, Puisi Leave a comment

Puisi: Sore yang Setia – Rahmat Jabaril (l. 1968)

Posted on 24 Juli 20181 Agustus 2018 by Editor

Rahmat Jabaril (l. 1968) Sore yang Setia Sore yang setia menemani anak-anak kampung bertebaran mengepit kaleng-kaleng bekas menerbangkan imajinasi dengan layangan menembus awan Sore yang setia tanah bau dan berdebu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rahmat Jabaril Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani