• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Sjair Radjin dan Segan – Gouw Peng Liang (1891)

Posted on 10 Maret 201711 Maret 2017 by Editor

Gouw Peng Liang Miliq alam di antero banuwa, Rajin terutama dari samuwa, Bagai manusiya muda dan tuwa Rajin itu-itu termanfaatlah juwa. Akan sakaliyan kita manusiya, Baik hina atau muliya, Jakakalu […]

Posted in Puisi Tagged Gouw Peng Liang, Puisi Leave a comment

Puisi: Sjair Tiga Kali Doewa dan Satoe – Gouw Peng Liang (1891)

Posted on 10 Maret 2017 by Editor

Gouw Peng Liang Angkau mempunyai duwa buwah mata; Tetapi mulutmu melainkan sabuwa; Agaqnya itu diberi nyata: Lebih berdiyam dari melihat samuwa. Angkau mempunya telingan duwa, Tetapi sabuwah mulut akan bicara; […]

Posted in Puisi Tagged Gouw Peng Liang, Puisi Leave a comment

Puisi: Moesin Derep – Moesin Meladjo – M.J. (1873)

Posted on 10 Maret 201710 Maret 2017 by Editor

M.J. 1. Musin motong sudah datang, Apa kita dengar itu? Padi di sawah sudah matang, Kita orang ramai pergi di situ. 2. Pada waktu siang hari, Tranglah cahyanya matahari, Dengar […]

Posted in Puisi Tagged M.J., Puisi Leave a comment

Puisi: Tonggeret – Matdon

Posted on 9 Maret 2017 by Editor

Matdon tonggeret masih nyaring terdengar di senja belukar kota. tiba-tiba hujan merebut makna dan geliknya ditikam angin, musim makin tak menentu di kotaku. matahari menggigil, kusam. oh jhon, romyan, deri […]

Posted in Puisi Tagged Matdon, Puisi Leave a comment

Puisi: Rubaiyat Februari – Jamal D Rahman

Posted on 9 Maret 2017 by Editor

Jamal D. Rahman 1 langit cair tembaga pecah di kawah menganga tak habis-habis menguras magma : di tebing merah api ini, aku mendaki sendiri, jadi magma paling sunyi 2 padang-padang […]

Posted in Puisi Tagged Jamal D. Rahman, Puisi Leave a comment

Puisi: Penyair di Pojok Tikungan – Jamal D Rahman

Posted on 9 Maret 2017 by Editor

Jamal D Rahman karena setiap bahasa memiliki tanda kurung dan garis miring, penyair selalu berdiri di pojok tikungan penuh bahaya itu. ia tak mampu lagi memahami gelora bahasamu saat kau […]

Posted in Puisi Tagged Jamal D. Rahman, Puisi Leave a comment

Puisi: Bulan Perak, Kapas, dan Cahaya – Hamdy Salad (l. 1963)

Posted on 9 Maret 201721 Maret 2020 by Editor

Hamdy Salad (l. 1963) Bulan Perak, Kapas, dan Cahaya Bulan perak, kapas, dan cahaya mendaki kelam di pundak sunyi mengucap salam ke dasar almanak sepanjang malam masih diberkahi Langit hitam […]

Posted in Puisi Tagged Hamdy Salad, Puisi Leave a comment

Puisi: Riwayat Dapur – Arco Transept

Posted on 8 Maret 2017 by Editor

Arco Transept Kau takkan temukan pisau Dari sungging senyum yang diikat kerut mata semakin tua, semakin karisma berbundel helai sukma memutih tersimpan Kusutnya air mata bapak, susutnya payudara ibu. Barangkali […]

Posted in Puisi Tagged Arco Transept, Puisi Leave a comment

Puisi: Lay See, Singa Utara, dan Singa Selatan – Arco Transept

Posted on 8 Maret 20178 Maret 2017 by Editor

Arco Transept Di hadapan kalender, melewati tahun-tahun sunyi. Mulai terampas, melucuti luka. Jejak hilang, karam. Jadi hiasan museum gelap dan lembap. Aku adalah kemarahanmu Tenggelam dan terasing di tanah kelahiranku. […]

Posted in Puisi Tagged Arco Transept, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani