• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Saat Kita Hanya Bisa Berdoa – Ganda Cipta (l. 1984)

Posted on 21 Maret 201821 Maret 2018 by Editor

Ganda Cipta (l. 1984) Saat Kita Hanya Bisa Berdoa merdeka itu bisa mencintaimu tanpa bertepuk sebelah tangan tapi sophia… saat garam mahal di laut luas cinta hanya kisah-kisah yang memabukkan […]

Posted in Puisi Tagged Ganda Cipta, Puisi Leave a comment

Puisi: Tak Sampai-sampai – Esha Tegar Putra (l. 1985)

Posted on 21 Maret 2018 by Editor

Esha Tegar Putra (l. 1985) Tak Sampai-sampai Kupiuh dendang terbaik itu, Sabai di atas kereta terakhir sebelum corong-corong toa stasiun mengurangi gemanya pulang dihimbaukan berulang-ulang lampu-lampu pudur teratur dan jam […]

Posted in Puisi Tagged Esha Tegar Putra, Puisi Leave a comment

Puisi: Waris Almanak – Sihar Ramses Simatupang (l. 1974)

Posted on 20 Maret 2018 by Editor

Sihar Ramses Simatupang (l. 1974) Waris Almanak menyimpan hak waris almanak itu, tanggal-tanggal telah dilepaskan ketika kayuh kita sampai ke hari lepas yang masih berkeliaran. ada mantera, wasiat, dan air […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, sihar ramses simatupang Leave a comment

Puisi: Benih – Tia Setiadi (l. 1980)

Posted on 20 Maret 201820 Maret 2018 by Editor

Tia Setiadi (l. 1980) Benih (Di Hadapan Lukisan-Lukisan KH. M.Fuad Riyadi) /1/ Untuk naik           Kau harus turun Sebab inti langit bukan di langit Inti bukit bukan di bukit Birunya […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tia Setiadi Leave a comment

Puisi: Kalau Dunia – Sihar Ramses Simatupang (l. 1974)

Posted on 20 Maret 201820 Maret 2018 by Editor

Sihar Ramses Simatupang (l. 1974) Kalau Dunia kalau dunia melupakan jejak pena di lontar dan kertas. melainkan hanya mencatat huruf dan angka di tugu sebagai sejarah. maka, serahkanlah pada tanah […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, sihar ramses simatupang Leave a comment

Puisi: Sajak untuk Sajak – Tia Setiadi (l. 1980)

Posted on 20 Maret 2018 by Editor

Tia Setiadi (l. 1980) Sajak untuk Sajak Karena Arjuna bisa memanah dalam gelap maka penyair tua itu pun mencoba menulis sajak dalam gelap Ratusan jagat raya dan galaksi datang dan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tia Setiadi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani