Pranita Dewi (l. 1987)Episode Bagi seorang pemurung sepertikujagat ini seluas rasa sedihku.Mimpi-mimpi bertumpukanmengarah ke satu peti mati: Aku akan mati. Dari celah kakiku kini menyelipputih bulir pasirpasir beribu, kering, dan […]
Puitika: Majas Alegori
Majas Alegori Oleh Hasan Aspahani ALEGORI. Pengunaan cerita, petikan dari cerita (terutama nama tokoh dan nama tempat dalam cerita itu) sebagai lambang untuk menjelaskan atau menyampaikan sesuatu yang mengandung ajaran […]
Puisi: Beginilah Hendaknya Sekiranya Juga Ini Boleh Terjadi – Handrawan Nadesul (l. 1948)
Handrawan Nadesul (l. 1948)Beginilah Hendaknya Sekiranya Juga Ini Boleh Terjadi Kecambah yang dahulu luruh dari rahim ibukutelah tumbuh di sela-sela jemari kekasihkuyang dengan lembut membalut matakuagar aku lebih pandai mendengar […]
Puisi: Semut dan Roti – Handrawan Nadesul (l. 1948)
Handrawan Nadesul (l. 1948)Semut dan Roti semut duduk di atas rotidi dalam roti ia telah tidur malam dua kalipadahal yang punya roti baru mulai mereguk kopikini semut telah mati di […]
Puisi: Kepada Maria I – F. Rahardi (l. 1950)
F. Rahardi (l. 1950)Kepada Maria I seekor laba-laba kecil yang nakalmelilitkan benangnya di leherkulalu dengan diam-diam ia merayap sejauhempat ratus mildan membangun perangkap di sudut kamarmudi rongga yang gelap dan […]
Sebelum Hanya Lampu Tidur yang Tersisa Menyala di Kamar Kita
Sebelum Hanya Lampu Tidur yang Tersisa Menyala di Kamar Kita* Oleh Hasan Aspahani PENYAIR adalah seorang penimbun di ranah sastra: pengumpul fakta, ingatan pada tanggal, potongan kutipan, berita utama surat […]
