Sindu Putra (l. 1968) Doa Seorang Calon Penyair di Makam Seorang Mantan Penyair aku curisegenap kata . . . . . . . dan bukan katayang dijadikan milikmuuntuk menguruk birahi […]
Puisi: Mataram, 17 Agustus 2015 – Sindu Putra (l. 1968)
Sindu Putra (l. 1968)Mataram, 17 Agustus 2015 aku merayakan ulang tahunbagi sebatang pohonsebatang pohon yang menjadi negeribagi 250 juta kupu-kupu aku menyalakan 70 lilin tanahdi setiap batangnya yang tumbuh setiap […]
Puisi: Buku Tentang Ruang – Avianti Armand (l. 1969)
Avianti Armand Buku Tentang Ruang “Aku membuka mata dan tak melihat apa-apa.”– dari film Russian Ark. 1. Aku telah melihat segalanya:Salju dan abu.Roda kereta dan kuda.Orang-orang yang bergegas menembus dinginyang […]
Puisi: Di Patio Itu – Avianti Armand (l. 1969)
Avianti Armand (l. 1969)Di Patio Itu Patio itu punya segala hal yang dia butuhkanuntuk bisa hidup dengan baik:oksigen, cahaya, dan sudut yang tepatuntuk menunggu.Ingatan yang negatif telah dicetaknyajadi lembar-lembar positif […]
Puisi: Pria Bersorban Hitam – Ferdi Afrar (l. 1983)
Ferdi Afrar (l. 1983) Pria Bersorban Hitam : mengenang gempa 27 mei 2006, Jogja dan Jateng 1Siapa mengetuk pintu sepagi ini. Tanpa salam maupun ucap permisi.Aku buka pintu pelan, […]
Puisi: Sepasang Mata Ikan – Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)
Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)Sepasang Mata Ikan baginya engkau empang tempat ia memujapancuran, mandi sekaligus meluruskanbagaimana rasa takut layak dihilangkandengan tergesa.selalu saja ada kisah yang merasa putus asasebelum sampai di […]
Puisi: Kesaksian Seorang Ahli Tata Bahasa – Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)
Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)Kesaksian Seorang Ahli Tata Bahasa Sudah kububuhkan juga beberapa umpamaDi antara kantung mata dan jantung berdegupmuDi antara ujung kaki dan pikiran buntumu Agar mereka para pengikut […]
Puisi: Malam Terang Bulan – Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)
Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)Malam Terang Bulan sebelum wajah kita lebih cilukbadari yang datang dan yang pulangyang terbit dan yang tenggelam, kau mesti keluar dulu dari lidahmenawarkan tangan pengumpul sejarahmeski […]
Puisi: Kota Ini dan Segala Sesuatu yang Teramat Mencintai Paru-parumu – Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)
Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)Kota Ini dan Segala Sesuatu yang Teramat Mencintai Paru-parumu jauh benar kesakitan itu melewati pesan pendekmusebelum sampai ke tanganku yang ditumbuhi wallpaper. kepada paru-parumuwaktu yang pneumonia […]
