Majas atau Bahasa Kias Oleh Hasan Aspahani MAJAS adalah gaya bahasa adalah bahasa kiasan adalah figurative language. Mudahnya seperti itu. Kok begitu? Ya, begitulah. Gaya bahasa dan bahasa kiasan bisa […]
Puisi: Siapa Menyimpan Sekuntum Bunga untuk Kita Nanti? – Handrawan Nadesul (l. 1948)
Handrawan Nadesul Siapa Menyimpan Sekuntum Bunga untuk Kita Nanti? Berkeranjang-keranjang bunga Mekar di benak orang-orangyang kakinya masih tulus berjalanDi kegelapan ilalangtersaruk-saruk dan terawamelihat berlumuran tangannya sendirimenahan duriTak nyana itu menjadi […]
Esai: Skandal Sulak dan Guci Pandora Sastra Kita (4 – habis)
Skandal Sulak dan Guci Pandora Sastra Kita (4 – habis) Oleh Hasan Aspahani Kepengarangan bukanlah kebahagiaan bagi saya, tapi justru kesengsaraan. Saya sudah terikat oleh kode etik terhadap diri saya […]
Puisi: Malam Sepanjang Langkah – Adri Darmadji Woko (l. 1951)
Adri Darmadji Woko (l. 1951)Malam Sepanjang Langkah Sudah jam berapa hari? Sepi juga di udara. Tak ada bunyi gagak. Tak ada bunyi merak. Tidak ada juga bunyi burung pekuburan. Semuanya […]
Puisi: Lagu Hati yang Gelisah – Adri Darmadji Woko (l. 1951)
Adri Darmadji Woko (l. 1951)Lagu Hati yang Gelisah Kudengar suara embun jatuh di daun pisang, kudengar letup api dalam kompor di belakang, kudengar suara jantung berdetak begitu keras jauh di […]
Puisi: Biar! – Nanang Suryadi (l. 1973)
Nanang Suryadi (l. 1973)Biar! tak kau ingat lampu-lampu yang menyihir kita menjadi orang yang mentertawakan dunia. tak kau ingat keringat meleleh di langkah kaki, di punggung, kening, menantang matahari! menunggingkan […]
