Dwiarti Mardjono (l. 1935) Suara Malam bukanlah daerahnya kinidi mana api terlalu bersombong diritiada huma semayam yang tenangbertumpunya cintabertumpunya cita datang juga saatnya paling bunyiselalu memisahkan percakapantinggalkah kewajiban yang belum […]
Puisi: Seekor Burung Dara Tua – Apip Mustopa (l. 1938)
Apip Mustopa (l. 1938)Seekor Burung Dara Tua burung dara di ranting keringmengelus kilau bulunyaawan di atas seperti terbaringmerenung arah tujunya burung dara melepas pandangarah mana angin matinyakalau sekali daun bergoyangia […]
Puisi: Telah Musnah Sangkuriang – Apip Mustopa (l. 1938)
Apip Mustopa (l. 1938)Telah Musnah Sangkuriang telah musnah sangkuriangdi dasar bandung dihanyut air cikapundungduka itu tertumpah di citarummenembus gunung-gununglari ke pesisir utara mencari maknadi sawah-sawah yang panasyang dari bawah kandungannyamenyembur […]
Puisi: Sebuah Pemandangan – Apip Mustopa (l. 1938)
Apip Mustopa (l. 1938)Sebuah Pemandangan ombak menggumul pantaipantai menatap matahari dalam kepolosan semestadalam beribu maknaalpa pun bisaapa pun bisa begitu seterusnyaada yang rela memberiada yang pasrah menerimaada yang setia menantiada […]
Puisi: Sekolah -Sugiarta Sriwibawa (1932-2009)
Sugiarta Sriwibawa (1932-2009) Sekolah Sekolah di tepi sungaiAnak-anak mencari bayanganAsal dan arah yang mengalir Sekolah di tepi sungaiBerpikir perahuBermimpi laut Sekolah di tepi sungaiGuru melolong melukis tamasyaAnak-anak tekun memberi warna […]
Puisi: Senja Kuning – Yustan Aziddin (1933-1995)
Yustan Aziddin (1933-1995)Senja Kuning keengganan matahari pergidi daerah malam ia menarimelalui lengkungan langit menudungi segaladiemasinya orang laludiemasinya pohon kayuhinggaplah bayangannya pada karau desir beriak jangan mandi cahaya di senja ini(demikian […]
