• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Biarkan Aku Begini Saja – Hikmat Gumelar

Posted on 26 September 201826 September 2018 by Editor

Hikmat Gumelar Biarkan Aku Begini Saja aku bukan batara guru. tanganku cuma dua. tolong jangan terus mengetuki pintuku. biarkan sebagaimana aku membiarkanmu melenggang menyusuri jalanmu. biarkan aku begini saja menempuh […]

Posted in Puisi Tagged Hikmat Gumelar, Puisi Leave a comment

Puisi: Pais Semadi – Ebi Langkung (l. 1991)

Posted on 25 September 201825 September 2018 by Editor

Ebi Langkung (l. 1991) Pais Semadi dalam daun di luar kata yang rimbun kuserap bumbu sunyi di atas bara arang kubakar tubuhku sendiri supaya lengkap usia menutup lekat lemak surgawi […]

Posted in Puisi Tagged Ebi Langkung, Puisi Leave a comment

Puisi: Pertemuan Kecil – Badrul Munir Chair (l. 1990)

Posted on 25 September 201825 September 2018 by Editor

Badrul Munir Chair (l. 1990) Pertemuan Kecil Demi layar yang koyak, mata tombak berkarat ikan-ikan menggelepar di atas geladak dan lambung perahu tergores batu karang akan selalu kuingat pertemuan kecil […]

Posted in Puisi Tagged Puisi Leave a comment

Puisi: Sembahyang – Badrul Munir Chair (l. 1990)

Posted on 25 September 201825 September 2018 by Editor

Badrul Munir Chair (l. 1990) Sembahyang Aku menepi dari segala ingar-bingar dunia suara-suara dan nyanyian panjang yang keluar dari mulut para pendusta terimalah aku pada hari-hari dingin di waktu mula […]

Posted in Puisi Tagged Badrul Munir Chair, Puisi Leave a comment

Puisi: Siul – Ebi Langkung (l. 1991)

Posted on 25 September 201825 September 2018 by Editor

Ebi Langkung (l. 1991) Siul ia memberi salam pada yang lewat salam yang mengembangkan kuncup daun telinga petromak, bajaj, dan bis mini siulnya suara lirih malam lampu remang ia duduk […]

Posted in Puisi Tagged Ebi Langkung, Puisi Leave a comment

Puisi: Kau Lelaki Bunga dan Aku Penyulam yang Keras Kepala – Inez Dikara

Posted on 18 September 201818 September 2018 by Editor

Inez Dikara Kau Lelaki Bunga dan Aku Penyulam yang Keras Kepala                 untuk temanku P dari kursi besi teras rumahmu aku bersandar dan memandangimu merawat bunga-bunga anthurium, mawar, dan aglaonema […]

Posted in Puisi Tagged Inez Dikara, Puisi Leave a comment

Puisi: Metafora Malam Desember Penghabisan – Edy Firmansyah (l. 1980)

Posted on 18 September 201818 September 2018 by Editor

Edy Firmansyah (l. 1980) Metafora Malam Desember Penghabisan malam ini puisi seperti bau asap knalpot truktruk tua yang melintas pelan mengangkut tembakau kering berbalbal –entah ke mana. entah ke mana […]

Posted in Puisi Tagged Edy Firmansyah, Puisi Leave a comment

Puisi: Sajak Dua Belas – Dharmadi (l. 1948)

Posted on 18 September 201818 September 2018 by Editor

Dharmadi (l. 1948) Sajak Dua Belasku (1) jejakku berkabut; mencari arah ke sebuah benua lain yang tak mengenal pengkhianatan (2) di sebuah rawa; terjerat akar bakau sebuah biduk seperti titik […]

Posted in Puisi Tagged Dharmadi, Puisi Leave a comment

Puisi: Puisi – Edy Firmansyah (l. 1980)

Posted on 17 September 201818 September 2018 by Editor

Edy Firmansyah (l. 1980) Puisi bagaimana bisa menulis puisi jika tibatiba anak berak di celana karena sudah dua hari diarenya tak juga reda bau busuk menyeruak ke manamana, cairan tinja […]

Posted in Puisi Tagged Edy Firmansyah, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani