Wendoko (l. 1968) Keempat Musim (Puisi Kanvas untuk Wang Wei) /1/ Kamelia di dalam pot, bunganya seperti peoni Merah, merah-muda, dan putih /2/ Cakrawala seperti tak berujung Kosong, hanya gelombang […]
Author: Editor
Puisi: Musim Hujan, Tahun Baru – Wendoko (l. 1968)
Wendoko (l. 1968) Musim Hujan, Tahun Baru /1/ Pernahkah kaudengar cerita: Sebelum tahun baru, Nian – raksasa bertanduk dan bermata lebar – kerap mendatangi desa-desa. Nian akan melalap panen ladang, […]
Puisi: Desember dalam Semangkuk Bulgogi – Tengsoe Tjahjono (l. 1958)
Tengsoe Tjahjono (l. 1958) Desember dalam Semangkuk Bulgogi kupesan bulgogi. salju mengapur jendela. hari kemarin mendidih di antara serpihan daging dan sayur mayur. tapak jejak mengabur, terbuka untuk dibaca. monitor […]
Puisi: Memaknai Payung – Tengsoe Tjahjono (l. 1958)
Tengsoe Tjahjono (l. 1958) Memaknai Payung *demsi danial bukan payung yang dibutuhkan ketika hujan jatuh, namun cara berteduh. begitu kata senja kepada murung ketika langit dekat kepada mendung. jelas itu […]
Puisi: Di Negeri Bekas Penjajah Aku Menemukan Dirimu – Yusri Fajar (l. 1977)
Yusri Fajar (l. 1977) Di Negeri Bekas Penjajah Aku Menemukan Dirimu Di negeri bekas penjajah aku menemukan dirimu dalam etalase kaca restoran Indonesia ditata dalam mangkok, piring dan gelas dipajang […]
Puisi: Adakah Hati yang Lain di Kapellbrücke? – Yusri Fajar (l. 1977)
Yusri Fajar (l. 1977) Adakah Hati yang Lain di Kapellbrücke? Rindu pernah terpelanting dari atas Jembatan Kapell mengapung beberapa waktu. terdiam di kedalaman lalu terbawa arus tenang, menyeret ingatanku kita […]
