F. Rahardi Ya, di atas bukit itulah napasnya menyemburkan kabut, asap rokok dan angin yang menggoyangkan daun-daun akasia langit selalu dingin matahari senantiasa ngantuk udara memang penuh dengan warna-warna hijau […]
Author: Editor
Puisi: Ki Bayi Radin – Fitri Yani (l. 1986)
Fitri Yani (l. 1986) saat pintu laut terbuka, ikan-ikan bermunculan berpuluh-puluh perahu akan berlayar dari selatan dan darah seluruh keluargamu akan tumpah dan sepasang badan akan menolak muara terbelah seekor […]
Puisi: Pintu – Asrizal Nur
Asrizal Nur Di pintu ada sepatu tapaknya berdarah bernanah tak ada penjaga rumah cuma pemintaminta tak ada penawar bunga hanya penjaja luka pintu tak lagi mudah diketuk bila diketuk […]
Puisi: Sebising Stasiun Itu – Sihar Ramses Simatupang (l. 1974)
Sihar Ramses Simatupang (l. 1974) Sebising Stasiun Itu daun-daun mulai menguning di depan pintu gerbang hauptbahnhof. bersama sejarah perang, kebebasan dan perdamaian yang terbaring di pojok, melantai dan mengerang meningkahi […]
Dari Kami: Tak Perlu Bersumpah Menyair Sepanjang Hidup, tapi….
Oleh Hasan Aspahani MAJALAH Horison (yang sudah tak terbit lagi edisi cetaknya) Nomor 1, Tahun XIX, Januari 1985 memuat wawancara dengan Goenawan Mohamad. Pembicaraan panjang hingga enam halaman itu sebagian besar […]
Puisi: Puisi No. 211081 – Afrizal Anoda
Afrizal Anoda Di jembatan Han, Seoul ternyata aku bukan kanak-kanak lagi berputar-putar di atas Semanggi Ketika hujan salju menderai meliput jalan ke mana-mana aku tak mendengar apa-apa lagi ternyata. Di […]
Puisi: Jarak – Lazuardi Adi Sage (1957 – 2007)
Lazuardi Adi Sage jarak terdekat kepadamu adalah ketika kita jadi si peminta-minta perahu yang berguncang diterpa taifun laut yang membiarkan ia karam adalah kesaksian antara kasihmu dan tak jatuh di […]
Puisi: Oriental Suatu Malam – Lazuardi Adi Sage (1957 – 2007)
Lazuardi Adi Sage bagaimana mengasah sajak di antara lampu-lampu gemerlap dan orang-orang silih berdansa di perut sebuah pub pun aku menjaring angan-angan memintal kesedihan ketika lagu-lagu mengalir deras bagai sebuah […]
Puisi: Tangan Menulis dalam Rahasia Bunga – Korrie Layun Rampan (1953-2015)
Korrie Layun Rampan (1953-2015) tangan menulis dalam rahasia bunga dalam kuntum-kuntum dalam napas yang tidur dalam arus mengalir : mengalir ke akar pohon ke daun ke bunga kita tidur bersama […]
