• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Sebuah Sajak Panjang – Tariganu (l. 1938)

Posted on 22 Desember 201722 Desember 2017 by Editor

Tariganu (l. 1938) Sebuah Sajak Panjang Bagai sungai Lahai mengalir bagai sungai Tiwai milir Taboyan di hulu tingkahan riam menyapa sungkai sungkai di sepanjang pesisir membelai dusun dusun, kampung kampung […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tariganu Leave a comment

Puisi: Menghadap Matahari – Tariganu (l. 1938)

Posted on 22 Desember 2017 by Editor

Tariganu (l. 1938) Menghadap Matahari Lekuk-lekuk jalan tanah impian Liuk-liuk tulisan meracun hakiki Santuk-santuk galungan ganggu timbangan Jeluk-jeluk pikiran kuperangi Mari kemari banting kemudi Berdiri tegak di tanah pertiwi! Angguk-angguk […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tariganu Leave a comment

Esai: Belajar Memungkinkan Kreativitas

Posted on 21 Desember 201721 Desember 2017 by Editor

Oleh Hasan Aspahani * Membaca lagi Kredo Sutardji Calzoum Bachri TAK banyak penyair Indonesia yang menurut saya sudah punya rumah dengan alamat yang pasti di negeri puisi Indonesia. Di antara […]

Posted in Esai Tagged Esai, Sutardji Calcoum Bachri Leave a comment

Puisi: Senja, Senjaku – Trisno Sumarjo (1916-1969)

Posted on 17 Desember 2017 by Editor

Trisno Sumarjo (1916-1969) Senja, Senjaku Senja, senjaku senja tua menerawang terang: biru, jingga, lembayung, sapuan pensil matahari yang minta-diri Senja, senjaku, panasmu diserap bumi, di mana aku bermimpi tentang bunga […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Trisno Sumardjo Leave a comment

Puisi: Lonceng – Trisno Sumardjo (1916-1969)

Posted on 17 Desember 2017 by Editor

Trisno Sumardjo (1916-1969) Lonceng Detak celaka melangkah detik demi detik Dan di wajah lonceng nasibku terbetik:       Titik mula sama dengan titik akhir, Maju, namun melingkar dan bolak-balik Wajahnya bulat […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Trisno Sumardjo Leave a comment

Puisi: Syair-syair Kecil tentang Hidup – Trisno Sumardjo (1916-1969)

Posted on 17 Desember 201717 Desember 2017 by Editor

Trisno Sumardjo (1916-1969) Syair-syair Kecil tentang Hidup 1. Dari detik ke detik dada berdetak Memukulkan bertubi godam Kerja dan Kasih. Tiap kali hati menjawab, “Maut kutolak!” Diseretnya beban Hidup, dan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Trisno Sumardjo Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani