• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Dewa Dapur Chao Kung – Tan Lioe Ie

Posted on 24 Januari 201724 Januari 2017 by Editor

Tan Lioe Ie Rasa malu mengantar tubuh Jadi abu. Maka dewa dapurlah ia Bermata api bertubuh asap Menyelinap di anglo dan panci Bersiul teko, berdendang dandang Mengendap-endap di antara lengkuas, […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tan Lioe Ie Leave a comment

Puisi: Kupu-kupu Sampek Engtay – Tan Lioe Ie

Posted on 24 Januari 201724 Januari 2017 by Editor

Tan Lioe Ie         sungai mati, tak mengalir         di atasnya perahu melaju Tubuh terkubur Cinta tidak. Maka         retak nisan Dan sepasang kupu-kupu         terbang dari celahnya. Tak angin, […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tan Lioe Ie Leave a comment

Puisi: Kau, Laut, dan Kata – Moh. Wan Anwar (1970-2009)

Posted on 24 Januari 201724 Januari 2017 by Editor

Moh. Wan Anwar (1970-2009) di geladak sudah tercium kata-kata anyir seperti bangkai, di antara bayang-bayang kausebut hidup adalah perjudian dan entah siapa entah di mana seseorang mengangguk untuk yang tak […]

Posted in Puisi Tagged Moh Wan Anwar, Puisi Leave a comment

Puisi: Makam Sunan Kudus – Mustofa W Hasyim

Posted on 24 Januari 2017 by Editor

Mustofa W Hasyim Batu merah menata benteng, menara dan gapura. Siapa yang menyusuri lorong, berkelok dan berhenti di depan nisan? Air kolam masih menetes di dahi, jejak rumput sampai udara. […]

Posted in Puisi Tagged Mustofa W Hasyim, Puisi Leave a comment

Puisi: Selain Sia-sia – Moh. Wan Anwar (1970-2009)

Posted on 24 Januari 201724 Januari 2017 by Editor

Moh. Wan Anwar (1970-2009) selain sia-sia, adakah dosa tercatat di bentangan aspal dan ketenteraman kebun belakang rumah kita mungkin yang ada cuma kecemasan biasa seperti sering ada sesuatu yang tak […]

Posted in Puisi Tagged Moh Wan Anwar, Puisi Leave a comment

Puisi: Sajak Kenalan Lamamu – Rendra (1935-2009)

Posted on 24 Januari 2017 by Editor

Rendra (1935-2009) Kini kita saling berpandangan saudara. Ragu-ragu apa pula, kita memang pernah berjumpa. Sambil berdiri di ambang pintu kereta api, tergencet oleh penumpang berjubel, Dari Yogya ke Jakarta, aku […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rendra Leave a comment

Puisi: Di Dalam Televisi – Irma Agryanti (l. 1986)

Posted on 24 Januari 201715 Desember 2020 by Editor

Irma Agryanti (l. 1986) kota ini adalah televisi sebuah kaleng ikan sarden dengan amis laut buatan ada yang diracun dan menunggu mati suri kehilangan musim ketika seluruh lampu dipadamkan kota […]

Posted in Puisi Tagged Irma Agryanti, Puisi Leave a comment

Puisi: Kampung Tak Bernabi – Zelfeni Wimra

Posted on 24 Januari 2017 by Editor

Zelfeni Wimra perkampungan kembali tenang setelah ayat terakhir alfatihah diaminkan lidah kami berhenti pada alif lam mim tiga huruf bersangkutan dalam rahasia mereka tak sempat jadi kalimah. kata alif: aku […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Zelfeni Wimra Leave a comment

Puisi: Menuju Rendang – Ramoun Apta (l. 1991)

Posted on 24 Januari 201714 Juni 2018 by Editor

Ramoun Apta Menuju Rendang jalan menuju rumahmu tinggi mendaki sedang langkahku tersandung di ceruk kuali. di atas papan racik ini rempah-rempah tinggal sampah santan pecah kayu ditinggal api. denting kelaci […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ramoun Apta Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani