Yunus Mukri Adi (l. 1941)Latar Belakang Terkadang sempat kuangankan: apakah laut ini juga cemasMengirimkan kapal-kapal lewat alun ke semua penjuru. Apakah langit itujemu keramas oleh warna biru. Membagi-bagi ke hutan-hutan […]
Author: Editor
Puisi: Awal September – Yunus Mukri Adi (l. 1941)
Yunus Mukri Adi (l. 1941) Awal September Angin rupanya telah menjelmakan transisiDi ruang pintu belakang. Anak kecil berteriak sendiriSuaranya kecil dipantulkan udara ke utaraKucium musim: terasa gerimis akan lebih lama […]
Puisi: Sajak Kembang dan Kumbang – Yunus Mukri Adi (l. 1941)
Yunus Mukri Adi (l. 1941)Sajak Kembang dan Kumbang Cobakan kau nyanyiuntuk ini:air lumut jika musim pergimenggenang darahku –kembang pada pusara kumbang pada udaradalam cahayakehangatan! Cobakan kau nyanyihujan malam masih jauhlagi […]
Puisi: Pulang – Hijaz Yamani (1933-2001)
Hijaz Yamani (1933-2001) Pulang datangnya di malam yang berkaca pada bulanhatinya lama merindukan cita di daratan jauhsewaktu tidak bisa pulang dan merajai hatilarutlah di penjelajahan kota dan malam yang dipantulkan […]
Puisi: Suatu Kehadiran – Hijaz Yamani (1933-2001)
Hijaz Yamani (1933-2001) Suatu Kehadiran – Kepada Arthum Artha Mula-mula kita masih cari yang belum jumpaSampai pada malam-malam larut memendam rasa mimpiSekali terwujud guratan-guratan di satu daerahYang jajarnya membatas samar-samar […]
Puisi: Di Sebuah Tanjung – Hijaz Yamani (1933-2001)
Hijaz Yamani (1933-2001) Di Sebuah Tanjung sebuah tanjung – dataran pasir putih-putihujungnya keris ombak yang mendidihmatahari senja terkacakerdip mercu yang menyala angin dan dataran berciuman, sayangmenggigir nafas lelaki tua sepi […]
Puisi: Lanskap Sungai – Hijaz Yamani (1933-2001)
Hijaz Yamani (1933-2001) Lanskap Sungai– (bagi hari jadi kotaku ke-457) 1Kususuri lagi sekarangalur sungaimu sungaiku coklat susu(Kata kau kehidupan mulai di sini)mengapa beragamdan bertumpubergulat selalu 2Beginikah wajah alamwajah siangwajah malampinggir […]
Puisi: Perjanjian Baru – Hijaz Yamani (1933-2001)
Hijaz Yamani (1933-2001)Perjanjian Baru membuka jendela malammenatap langit menyingkap rahasiakota-kota yang rusuh di tanah airku membuka jendela, danmenatap langit sepanjang malamadalah kelelapan impian asasipelarian dari perjanjian yang tak pernah ditepati,kata […]
Puisi: Dua Percakapan – Ready Susanto (l. 1967)
Ready Susanto (l. 1967)Dua Percakapan : M. Aan Mansyur /1. hujan/ jika ingin kenalnama lain dari hujan(apalagi nama aslinya)jangan kau tanya penyair tua(apalagi yang muda dan manja) pahami saja Bundayang […]
