Iwan Fridolin (l. 1945) Warna-Warna Di kolong jembatan perempuan dan bulan dan Tuhan Sepanjang jalanan debu dan setan dan penjaga koran Dalam biara dupa dan sorga dan genta tua Di […]
Puisi
Puisi: Di Setasiun – Iwan Fridolin (l. 1945)
Iwan Fridolin (l. 1945) Di Setasiun Di setasiun manakah kereta akan berhenti? Siang tadi di bangku peron, kita masih duduk bersama. Mengobrol tentang cuaca, dan tentang hari-hari yang akan tiba, […]
Puisi: Pukul Berapa – Iwan Fridolon (l. 1946)
Iwan Fridolon Pukul Berapa Pukul berap aku lupa, Ada iringan lewat (Kelihatan dari jendela) Aku menjenguk: Siapa? Angin dan debu tiba-tiba menyerbu jendela. Kupejamkan mata. Selayaknya tak mengatakan apa-apa. Sumber: […]
Puisi: Kapling – Isma Sawitri (l. 1940)
Isma Sawitri (1940) Kapling Kita tersuruk terpuruk tengah malam lama sudah ditinggalkan hari ini memang terkutuk mereka gusur tanah garapan Masa kini adalah hari depan yang musti diperkelahikan tapi lengan-lenganmu […]
Puisi: Almamater – Taufiq Ismail (l. 1935)
Taufiq Ismail (l. 1935) Almamater Di depan gerbangmu tua pada hari ini Kami menyilangkan tangan ke dada kiri Tegak tengadah menatap bangunanmu Genteng hitam dan dinding kusam. Berlumut waktu Untuk […]
Puisi: Luka di Mana-mana – Kriapur (1959-1987)
Kriapur (1959-1987) Luka di Mana-mana luka di mana-mana di sosok langit di cadar waktu di rumput-rumput kabut rumah yang menunggu dan lenyap pada jam larut membekaskan beban di pohon-pohon hidup […]
