Mh. Rustandi Kartakusuma (1921-2008) HUJANKAN hujan, Rahapkan mendung, Bukankah itu air juga! Ini: Uap gelombang ludah dan air mata – air juga. Kontakkan mesin, adikku, tanggalkan destar, Mari menari di […]
Puisi
Puisi: Mengelus Perut Istriku – Jamil Massa
Jamil Massa Mengelus perut istriku yang sedang menggembung seperti roti dan berdenyut laksana surga kurasakan panah-panah waktu menumpul merambati kepala. “Teruslah mengelus agar kakak tak pernah berduka,” ujarnya di antara […]
Puisi: Surat Buat Lisa, Istriku – Leon Agusta
Leon Agusta I. Lisa. Bukan semata nasib yang memisah Tapi adalah keliaranku juga Yang selalu gelisah di seantero gelapnya jawaban Sedang kau begitu jinak Kelelahan dan kehinaan hidupku Kau rangkul […]
Puisi: Mengembara – Leon Agusta
Leon Agusta Dengan mesra kusandang dosa itu Sebab sudah diamanatkan bagiku: mengembara Bagi pribadiku, yang berjalan jauh Hingga telah lama kami berpisah Nafas damai dan tidur yang nikmat Setelah duka […]
Puisi: Ratap Sumpur – Rida K Liamsi
Rida K Liamsi Dari jendela rumah adat yang muram di Sumpur, burung duka melintas riak Singkarak, menembus kelam menuju malam. Jauh entah kemana. Hanya duka yang tahu, hanya benci yang […]
Agenda: Muda, Beda, dan Lebih Berwarna
HPI Kepulauan Riau 2017 PERAYAAN Hari Puisi Indonesia 2017 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau akan berlangsung lebih berwarna. Untuk tahun ini, Dewan Kesenian Kepri memandatkan kepada para penyair dan seniman muda […]
Puisi: Selembar Koran dan Sejumlah Kolom yang Berebut Tempat – Bernard Batubara
Bernard Batubara 1. Halaman Depan dan Pengosongan Lahan aku ini Tajuk Utama, harusnya tempatku di halaman muka dengan ukuran huruf judul yang paling besar dan supertebal kenapa malah aku dibuang […]
Puisi: Mungkin Bulan – Jamil Massa
Jamil Massa Mungkin bulan, mungkin bukan, yang terbit bak sebuntal bualan di Bukit Mambual, yang tak tertampik dan tampak licin bagai ubin rumah bersalin, tempat istriku bakal berbaring barang sepuluh […]
Puisi: Jenggot Haji Agus Salim – Heru Joni Putra
Heru Joni Putra Haji Agus Salim berdiri Di depan Pintu Surga; Jenggotnya menjuntai-juntai ke bumi. Badrul Mustafa melompat-lompat, Berusaha menggapai jenggot Haji Agus Salim, Beratus-ratus tahun lamanya. “Tak ada Tangga […]
