Zulkarnain Siregar (l. 1961) pulang ke hulu dari dahanmuyang rendah daun kupetik kugulung seperti tabungmirip kerucutkupincuk pakek tusuklidi runcing menusukmengikat rusuk kutampung pecahan airpada pelepahpelepah pisang mudasisa hujan kemarin petangpulasebelum […]
Puisi
Puisi: Seperseribu Detik Y.A.D. – Handrawan Nadesul (l. 1948)
Handrawan Nadesul (l. 1948)Seperseribu Detik Y.A.D. Seperti janji ketika usiaku berangkat rembunaiayo, tariklah kancing bajuku, dan hitung dosa-dosaku! Kita tak pernah punya hari yang selesaiJikapun semua kenangan menjadi kebanggaan,hidup bukan […]
Puisi: Jatuh Malam di Stasiun Kecil – Handrawan Nadesul (l. 1948)
Handrawan Nadesul (l. 1948)Jatuh Malam di Stasiun Kecil bulan tipis berangsur mekarlampu di peron bergoyang-goyangsaat peluit kereta penghabisansuara anjing di tepi relmengorek-orek sisa tulang ayam gorengangin menusuk ke dalam rusuksangat […]
Puisi: Sangat Bukan – Lan Fang (1970-2011)
Lan Fang (1970-2011)Sangat Bukan apakah kau: angin yang melekat pada kaca pintu? sangat bukan,aku pintu, tempat syair menumpahkan ragu. kalau begitu apakah kau: keraguan yang dipanah rindu? sangat bukan,aku rindu […]
Puisi: Di Sebuah Barak – Rahmat Jabaril (l. 1968)
Rahmat Jabaril (l. 1968)Di Sebuah Barak Bulan di malamserahkan kamarkutembus jendelajelajah dunia Sudah empat nyawaditembus api panaslara menikam tubuhtelanjang para demonstran Kawan-kawankutertidur meranakeramaian di barakpenjara sepi matikawan terbaringdihunus harapankaum jelata! […]
Puisi: Pagi yang Sibuk – Rahmat Jabaril (l. 1968)
Rahmat Jabaril (l. 1968)Pagi yang Sibuk Orang-orang sibukmemecah Jalan SupadioJalan Ciroyommemikul bebanmendengus resahdikejar ambisidan waktu menyempit Suara pabrik menderumembangunkan hati yang terkuburtergesa!memijakkan kaki, diburu waktudikejar sengit mentarimakin cepat diburu wakturibuan […]
