• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Kampung Naga – Medy Loekito (l. 1962)

Posted on 14 Juni 2018 by Editor

Medy Loekito (l. 1962) Kampung Naga di sini keindahan bernyanyi tanpa ada telinga yang mendengar dan keramaian merebak tanpa pandang yang terengah tangga tanah basah adalah lambaian petani tua pada […]

Posted in Puisi Tagged Medy Loekito, Puisi Leave a comment

Puisi: Upaya Menulis Sajak Cinta – Ramoun Apta

Posted on 14 Juni 201814 Juni 2018 by Editor

Ramoun Apta Upaya Menulis Sajak Cinta Pada sajak pertama, ingin ia menulis cinta Dengan segala maksud dan tujuannya. Sebab bila ingin akhir yang bahagia ia percaya Di awal jumpa cinta […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ramoun Apta Leave a comment

Puisi: Surat Cinta – Meidy Loekito (l. 1962)

Posted on 13 Juni 201814 Juni 2018 by Editor

Meidy Loekito (l. 1962) Surat Cinta akan kutanam pokok-pokok melati di hatiku dan kuantar bunga-bunganya kepada hatimu (Feb. 1997) Sumber: Selendang Pelangi (IndonesiaTera, 2006)

Posted in Puisi Tagged Medy Loekito, Puisi Leave a comment

Puisi: Di Hadapan Pedagang Panci Keliling – Ramoun Apta (l. 1991)

Posted on 12 Juni 201814 Juni 2018 by Editor

Ramoun Apta (l. 1991) Di Hadapan Pedagang Panci Keliling Dengan peribahasa yang lunak Lidah ketimbang tahi gigi, Kau bisikkan tentang panci baru ke telingaku. Lalu gemuruh pesta seakan menemu goyang […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ramoun Apta Leave a comment

Puisi: Aku dan Debu – Taslim Ali (1916- …)

Posted on 10 Juni 2018 by Editor

Taslim Ali Aku dan Debu Aku jelajah ini kota, simpang-siur jalannya. Tampak tangis darah dan daging, mengeluh jatuh ke debu: Bertemu debu dan debu. Aku jelajah gunung dan lembah: debu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Taslim Ali Leave a comment

Puisi: Pinggir Sawah – Trisno Sumardjo (1916-1969)

Posted on 10 Juni 2018 by Editor

Trisno Sumardjo (1916-1969) Pinggir Sawah Kalau kita lintasi jalan yang lengang Di mana batang bambu melunglai lemah Bagai tanglung alam mengulur salam, Kita dengarkan sambil melenggang lalu Lenguh lembu di […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Trisno Sumardjo Leave a comment

Puisi: Cintaku Tumbuh dengan Lambat – Trisno Sumardjo (1916-1969)

Posted on 10 Juni 2018 by Editor

Trisno Sumardjo (1916-1969) Cintaku Tumbuh dengan Lambat Cintaku tumbuh dengan lambat tapi bila sudah berakar, dia menetap Rinduku tumbuh dengan lambat, tapi bila sudah turun, dia mengendap Matahari timbul dengan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Trisno Sumardjo Leave a comment

Puisi: Kosong – Cyntha Hariadi

Posted on 10 Juni 2018 by Editor

Cyntha Hariadi Kosong Ambil pena tulis apa saja yang ada di otakmu atau yang tak ada Aku pilih yang tak ada karena aku tahu sebenarnya ada. Aku coba mengingat, memiringkan […]

Posted in Puisi Tagged Cyntha Hariadi, Puisi Leave a comment

Puisi: Layar Lebar – Cyntha Hariadi

Posted on 10 Juni 201810 Juni 2018 by Editor

Cyntha Hariadi Layar Lebar Lihat sendok ini Sayang berenang seperti kecubung ke arahmu Lihat kuali ini melindungimu dari serangan senjata musuh Lihat kolong meja ini persembunyian kita dari binatang buas […]

Posted in Puisi Tagged Cyntha Hariadi, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani