Yunus Mukri Adi (l. 1941)Lyrik di pantai, Marlin, engkau dan aku menuntas jamlaut tegang. Hampir menyiapkan praharaMenghimpun camar. Membagal bandarKabut limbur. Membenam lampu menara. Ada guruh. Tangkas menggelegarAda semenanjung membersihkan […]
Puisi: Dalam Kemarau Terlampau Panjang – Yunus Mukri Adi (l. 1941)
Yunus Mukri Adi (l. 1941)Dalam Kemarau Terlampau Panjang Di ladang kemarau terlampau panjangMatahari mengelam.Angin menghimpun perbekalan.Melarikan kicir-kicirSeekor ular kecil, nampaknya: takut terpencil.Pohonan kates di huma. Tinggal batangnya yang miskinAnak-anak gembala. […]
Puisi: Sebuah Kapak, di Atas Tiang Gantungan – Sides Sudyarto DS (1942-2012)
Sides Sudyarto DS (1942-2012)Sebuah Kapak, di Atas Tiang Gantungan Sebuah kapak tergantung tinggi-tinggiDari lukanya terus mengucur darahLeher dan kepala sudah tiada lagiSudah lama terpisah. Tetapi tampaknya tiang gantungan itu masih […]
Puisi: Seekor Anak Angsa, Mati di Tiang Gantungan – Sides Sudyarto DS (1942-2012)
Sides Sudyarto DS (1942-2012)Seekor Anak Angsa, Mati di Tiang Gantungan Seekor anak angsa terus menyanyiWalau lehernya terjerat eratDi tali tiang gantunganYang hampir memenggal batang lehernya Induknya, telah dipotong sejak ia […]
Puisi: Seorang Budak Wanita Negro di Atas Tiang Gantungan – Sides Sudyarto DS (1942-2012)
Sides Sudyarto DS (1942-2012)Seorang Budak Wanita Negro di Atas Tiang Gantungan Semua sinar matahari telah dikembalikanMemantul lewat kilatan wajahnya yang lebamDi lehernya seutas tali kawat mengikat eratIa tergantung dengan kepala […]
Puisi: Sajak Untuk Yudi – Djajanto Supra (l. 1943)
Djajanto Supra (l. 1943)Sajak Untuk Yudi demi setapak keyakinan dan harapansetiap sajaklebih baik untuk bocahyang telah dibentakdari keinginandan minggat dari rumahmelihat perkelahianatau ombak berkejaranlalu kurindukankarena sepilalu kumaafkantiap kesalahantapi ditolaknyakembali (begitu […]
Puisi: Kepada: X – Djajanto Supra (l. 1943)
Djajanto Supra (l. 1943)Kepada: X langit mencium dahiwaktu kau terbaringdan bintang bintang terhitung di jemariterang benderangsatusatunamun tiada lintasan waktutiada perpisahansemua adalah milikmusedia kalatak usah aku menjaga mungkin engkau tak ingatlagi, […]
Puisi: Kepada Si Mati -Djajanto Supra (l. 1943)
Djajanto Supra (l. 1943)Kepada Si Mati kata-kataku akan menyesatkanlebih baik diam, menganggukatau memberi senyumanpergilah arah ke mana sukaanak yang durhakagelandangan bagai laparkujangan memintakedermawanan tiada lebihdari jiwayang menyulurkan kasihdengan sekuntum bunga […]
Puisi: Di Luar Musim – Djajanto Supra (l. 1943)
Djajanto Supra (l. 1943)Di Luar Musim (bukan kenangan terakhir buat bung Sjahrir) hampir sebuah nama, kinicinta yang alpakita berdiang dalam pasang, mataharidiam dalam hati kata-kata telah berbungadi luar musim […]
