• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Le Mythe de Sisyphe – Edwin Anugerah Pradana

Posted on 18 Juni 202118 Juni 2021 by Editor

Edwin Anugerah PradanaLe Mythe de Sisyphe        “Il n’y a qu’un problème philosophique       vraiment sérieux: c’est le suicide.” – Albert Camus Sedekat itulah kitadengan kematian yangmenjadi siklus. Aiolos menyadariputranya adalah […]

Posted in Puisi Tagged edwin anugerah pradana, Puisi Leave a comment

Puisi: Ada Kabar Apa, Tara Basro? – Aloysius Bram (l. 1996)

Posted on 17 Juni 202117 Juni 2021 by Editor

Aloysius Bram (l. 1996)Ada Kabar Apa, Tara Basro? perempuan-perempuan Senin masih membicarakan selulit di badanmu tetapi hamparan baliho Jalan Kaliurang tidak mengenal Selasa, Rabu, dan Kamis ia tetap saja kulit […]

Posted in Puisi Tagged Aloysius Bram, Puisi Leave a comment

Puisi: Senin Menggejala – Aloysius Bram (l. 1996)

Posted on 17 Juni 202117 Juni 2021 by Editor

Aloysius Bram (l. 1996)Senin Menggejala kebencian terhadap Senintelah menjadi demam lain panaseanya: racikan Minggu, Sabtu dan setengah dari Jum’atbersama layanan pesan antardiminum sembari Netflix dan selonjorsebelum demam itu kembali dengan […]

Posted in Puisi Tagged Aloysius Bram, Puisi Leave a comment

Puisi: O, Pipit… – Yogi (1896-1983)

Posted on 17 Juni 202117 Juni 2021 by Editor

Yogi (1896-1983)O, Pipit… Sepasang pipit unggas belukar,Terbang bersanding dalam udara,Sayap di anggung silih bertukar,Dua sekawan, berkasih mesra – “Ke bukit sama mendaki”,“Ke lurah sama menurun”,“Sehidup semati” mencari rezeki,Hidup merdeka di […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Yogi Leave a comment

Puisi: Di Mana Hatiku Tak Kan Pilu – Yogi (1896-1983)

Posted on 17 Juni 202117 Juni 2021 by Editor

Yogi (1896-1983)Di Mana Hatiku Tak Kan Pilu Gemuruh ombak menggosok pantaiPetir menembak bertalu-talu;Adinda diam-termenung lalai,Di mana hatiku tak kan pilu Kilat terbentang berapi-api,Awan berarak menambah sayu;Adinda termangu, duduk bersepi,Di mana […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Yogi Leave a comment

Puisi: Kepada Kaum Mistik – Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)

Posted on 17 Juni 202117 Juni 2021 by Editor

Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)Kepada Kaum Mistik I Engkau mencari Tuhanmu di malam kelamBila sepi mati seluruh bumiBila kabur menyatu segala warnaBila umat manusia nyenyak terhenyakDalam tilam, lelah lelap.Tahulah aku, Tuhanmu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sutan Takdir Alisjahbana Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani