Apip Mustopa (l. 1938)Telah Musnah Sangkuriang telah musnah sangkuriangdi dasar bandung dihanyut air cikapundungduka itu tertumpah di citarummenembus gunung-gununglari ke pesisir utara mencari maknadi sawah-sawah yang panasyang dari bawah kandungannyamenyembur […]
Puisi: Sebuah Pemandangan – Apip Mustopa (l. 1938)
Apip Mustopa (l. 1938)Sebuah Pemandangan ombak menggumul pantaipantai menatap matahari dalam kepolosan semestadalam beribu maknaalpa pun bisaapa pun bisa begitu seterusnyaada yang rela memberiada yang pasrah menerimaada yang setia menantiada […]
Puisi: Sekolah -Sugiarta Sriwibawa (1932-2009)
Sugiarta Sriwibawa (1932-2009) Sekolah Sekolah di tepi sungaiAnak-anak mencari bayanganAsal dan arah yang mengalir Sekolah di tepi sungaiBerpikir perahuBermimpi laut Sekolah di tepi sungaiGuru melolong melukis tamasyaAnak-anak tekun memberi warna […]
Puisi: Senja Kuning – Yustan Aziddin (1933-1995)
Yustan Aziddin (1933-1995)Senja Kuning keengganan matahari pergidi daerah malam ia menarimelalui lengkungan langit menudungi segaladiemasinya orang laludiemasinya pohon kayuhinggaplah bayangannya pada karau desir beriak jangan mandi cahaya di senja ini(demikian […]
Puisi: Lapar – Yustan Aziddin (1933-1995)
Yustan Aziddin (1933-1995)Lapar hijau-hijau daunan di kulit bumi bertanah gunungsejuk nyanyinya di riam-riam batu putih dan pararoperawannya kuning berwajah bulan menumbuk paditiada lelah pedederan menembang iringi para pengebeng di antaranya […]
Puisi: Malam Penghabisan – Yustan Aziddin (1933-1995)
Yustan Aziddin (1933-1995)Malam Penghabisan malam penghabisan menutup dan memulai goresankelampauan tak hilang-hilang dan kedatangan masih pertanyaanmemaksa aku tertegun dari pegangan pada kemampuan yang bertitik lengkungkarena kecapaian angsur mengesani jasmani pendukung […]
Puisi: Kepada Bapa – Yustan Aziddin (1933-1995)
Yustan Aziddin (1933-1995)Kepada Bapa semerah kuncup sudah aku kehilanga kausejauh remaja pengembaraanku di daerah ngayaukita berpandangan tika daun bunga sudah kuning tua aku tumbuh sendiri dengan apa yang kucintaberingsut-ingsut lara […]
Puisi: Hujan – Yustan Aziddin (1933-1995)
Yustan Aziddin (1933-1995)Hujan buat maseri matali menyanyilah kau menyanyilahdalam lagunya sudah terujipada atap-atap berbintang pada sirap gentingbagi segala hati berabad musim dititi meneteslah kau meneteslahdengan tetesan berkali-kaliberingsut siput lintasi […]
Puisi: Segi – Harijadi S. Hartowardojo (1930-1984)
Harijadi S. Hartowardojo (1930-1984)Segi Kulepaskan diri dari segala janji, aku ingkarKunanti tantangan yang semula telah berseruIa akan tiba bila tak lagi ditungguBerjalan akuDi atas, aku meninjau ke bawah dan membandingDi […]
