Ilda Karwayu (l. 1993)Terjebak Hujan di Dalam Rumah kita terjebak hujan di dalam rumah. kamuboleh beku seperti tahu yang lupa dipindahkandari bilik lemari pendingin paling atas. anak-anakakan memandanginya dengan mata […]
Author: Editor
Esai: Satir dan Sinisme J.E. “Om Jan” Tatengkeng
Satir dan Sinisme J.E. “Om Jan” Tatengkeng Oleh Hasan Aspahani Kusuka hidup! Gerakan sukma,Yang berpancaran dalam mata,Terus menjelma,Ke-Indah-Kata. (“Sukma Pujangga”, J.E. Tatengkeng) SEORANG sinis adalah seorang idealis yang kecewa. […]
Puisi: Hal-hal yang Tidak Kau Sukai dari Resepsi Pernikahan – Lucia Priandarini (l. 1984)
Lucia Prihandini (l. 1984)Hal-hal yang Tidak Kau Sukai dari Resepsi Pernikahan air mineral kemasan yang hanya diminum seteguk, laguperselingkuhan, pakaian seragam sekali pakai yang dijahit mahal,tumpukan seprei hadiah pernikahan, pertanyaan […]
Puisi: Durian dan Manggis – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Durian dan Manggis barangkali. kita adalahsepasang buah yang tengah ranumpada pokok yang berbeda aku durian. siapa tak kenal harum dagingkuaku gemar meninggalkan ujung-ujung duri dirikumemanjat ke salah […]
Puisi: Kucing Terbang – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Kucing Terbang : baiq rizki melinda imansari pulang ke Lombokkau berubah jadi kucing hitam yang senang terbangMataram – Lenka, Lenka – Mataram matamu masih lelah mengandung […]
Puisi: Gerak – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Gerak anjing hanya bisa jadi bangkaiseorang pelaut mendayungmenyebrangkan tubuhnya ke pulau impiandokter memberimu pil tidurmemberi mimpi untuk menyembuhkanmuseorang anak dilarang mencurisebiji benih di tanganmutumbuh jadi pohon doa […]
Puisi: Lubdaka (Kemalik Pura Lingsar) – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Lubdaka (Kemalik Pura Lingsar) ia seekor kupu-kupu kaca yang membatiksayapnya dengan pohon harap. ingin belajarmemberi maaf untuk dirinya yang belia sementara aku di sini ingin keluardari gelap. […]
Puisi: Suatu Ketika di Mandalika – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Suatu Ketika di Mandalika suatu malam di februariribuan kuda dan karavan besimenyusuri pegunungan kabutserupa ular-ular cahaya melilit hutan satu fajar di februaridi pesisir selatan LombokMandalika membelah dirijadi […]
Puisi: Kita Satu – Yuditeha (l. 1969)
Yuditeha (l. 1969)Kita Satu : layla Satu titik. Satu pertalian, yakin satu. Disuarakan dengan nada termanis dan dapat kudengar melewati batas pulau-pulau. Aku melihat dalam pikiran, kerudung hijaunya menawarkan […]
