• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Perempuan – Siti Nuraini (l. 1930)

Posted on 8 Juni 2018 by Editor

Siti Nuraini (l. 1930) Perempuan Perempuan lena mematah-matahkan seranting kering, bersandar di jendela tinggi empat persegi, rahasia kejauhan di luar memanggil, di hatinya hingga rasa ganjil Jiwanya mesra, danau terbuka […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Siti Nuraini Leave a comment

Puisi: Pencarian – Siti Nuraini (l. 1930)

Posted on 8 Juni 2018 by Editor

Siti Nuraini (l. 1930) Pencarian Karena Godot tak datang sungkan berpesan alamat tiada kemungkinan seribu satu; bagai pengembara jahudi kuriling bepergian negeri mana ditakdir kediamanku. Juni 1968 Sumber: Sastra No. […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Siti Nuraini Leave a comment

Puisi: Transit – Siti Nuraini (l. 1930)

Posted on 8 Juni 20188 Juni 2018 by Editor

Siti Nuraini (l. 1930) Transit Ruang berisi kaca. Teguk minuman timangan mata mengajuk jawaban masa datang. Peristiwa improvisasi tanpa rangka, tersendiri saat mulus sempurna; cagar sementara. Apa manfaat mekar dan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Siti Nuraini Leave a comment

Esai: Yang Asyik Berlari di Pundak Para Gergasi

Posted on 7 Juni 20187 Juni 2018 by Editor

Oleh Hasan Aspahani KALAU saya satukan Goenawan Mohamad dan Subagio Sastrowardoyo dalam satu kelompok yang sebutlah namanya penyair intelektualis dengan sajak yang liris-rasional, maka mudah sekali membedakan sajak-sajak keduanya dengan […]

Posted in Buku, Esai Tagged dea anugerah, Esai Leave a comment

Puisi: Das Kalte Herz – Ayatrohaedi (1939-2006)

Posted on 7 Juni 2018 by Editor

Ayatrohaedi (1939-2006) Das Kalte Herz Kabut pegunungan menutup lembah suram cahya matari di danau bawah Kabut pegunungan menutup lembah dingin hati mengetuk pintu Hati dingin, hati yang dingin, bagai kabut […]

Posted in Puisi Tagged Ayatrohaedi, Puisi Leave a comment

Puisi: Tanah Sunda Senjahari – Ayatrohaedi (1939-2006)

Posted on 7 Juni 2018 by Editor

Ayatrohaedi (1939-2006) Tanah Sunda Senjahari Di barat langit terbakar matahari yang tenggelam. Dan senja yang pijar bersiap menyambut malam. Pucuk-pucuk gunung merenung. Dan hidup sehabis senja ‘kan masuk dunia lain […]

Posted in Puisi Tagged Ayatrohaedi, Puisi Leave a comment

Puisi: Makin Kukenal – Ayatrohaedi (1939-2006)

Posted on 7 Juni 2018 by Editor

Ayatrohaedi (1939-2006) Makin Kukenal Makin kukunal diriku makin tak kukenal diriku: Apakah ia yang selalu ragu untuk berkata “tidak”, ataukah yang selalu tak bisa mengatakan “ya” pada saatnya yang tepat […]

Posted in Puisi Tagged Ayatrohaedi, Puisi Leave a comment

Puisi: Misa Arwah – Dea Anugrah (l. 1991)

Posted on 7 Juni 20183 Juni 2020 by Editor

Dea Anugrah (l. 1991) Misa Arwah sebab kecemasan itu tak pernah selesai kini kutempatkan diri di antara wajah pucat rumah duka dan kaca-kaca jendelanya yang memantulkan kegetiran tak bernama kulihat […]

Posted in Puisi Tagged Dea Anugrah, Puisi Leave a comment

Esai: La Galigo dan Sebuah Tepukan Kecil Faisal di Pundak Kita

Posted on 6 Juni 2018 by Editor

Oleh Hasan Aspahani KENAPA Faisal Oddang menulis puisi-puisi dalam “Manurung” (Gramedia, 2017) dalam bahasa Indonesia? Kenapa tidak dalam bahasa Bugis, bahasa yang tentu ia kuasai, dan merupakan bahasa teks “La […]

Posted in Buku, Esai Tagged Esai, Faisal Oddang Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani