Darmawidjaja (1910-1970) Di subuh sejuk dalam jam malam, tunduk terkantuk pandang sayu di dalam kelam. Pudar bedak bincu dan celak, badan lemah, jiwa dan raga semua lelah. Tangsi besar ia […]
Author: Editor
Puisi: Perang dan Cinta – Kasim Mansur (l. 1923)
Kasim Mansur (l. 1923) Perang dan Cinta Aku tidak lagi mengantar bunga untuk kekasihku sebab saudaranya memerangi aku dan aku pun memerangi saudaranya: Di antara kami kedua, tertanam ketakutan. Betapa […]
Esai: Yang Penting Kucinta Dayungmu yang Basah
Telaah Perpuisian D. Zawawi Imron Lewat Kumpulan Puisi “Kelenjar Laut” Oleh Hasan Aspahani Bertemu di muara, udara penuh celoteh Tapi tak ada orang yang menyebut tempat ini muara Terserah! […]
Puisi: Pembiak Kata – Ferdi Afrar (l. 1983)
Ferdi Afrar (l. 1983) Pembiak Kata sepertimu kami memilah kata. pada parasnya, pada garing nyaring suaranya, pada kemolekan dan kesintalan dagingnya. kami jejerkan, kami luruskan, agar tak ada yang mencong […]
Puisi: Lagu Hidup – Agam Wispi (1930-2003)
Agam Wispi (1930-2003) Lagu Hidup ada angin mengetuk jendela bersama malam menjenguk masuk ada mata berkata-kata kemenangan itu datang besok? aku ingat kepala tersedu dibahu menggoresi surat dari jauh memang […]
Puisi: Improvisasi – Ahmad Yulden Erwin
Ahmad Yulden Erwin Aku pergi -Tanza 1 Hujan belum turun pada baris sajakmu, juga ke jalan berbatu dan atap rumahmu. Malam yang tersangkut ranting kering tak juga bergeming oleh tatap […]
Puisi: Tangan Seorang Buruh Batu-arang – Agam Wispi (1930-2003)
Agam Wispi (1930-2003) trem lari-lari dibawah rintik salju wajah dalamnya tiada sehijau rumput negeriku disini dibumi kelabu hanya pohon natal bagai pagoda tinggal sendiri dan sepi menanti musimsemi trem lari-lari-anjing […]
Puisi: Bajak Laut – Mas Marco Kartodikromo (1890-1932)
Mas Marco Kartodikromo (1890-1932) “Ha! Ini tanah bagus sekali, Sudah tentulah kita diami, Jalan mana yang kita lalui, Buat merampas tanah ini!” Begitu berkata bajak laut, Melihat tanah tumbuh juwawut, […]
Puisi: Katekisasi – Korie Layun Rampan
Korie Layun Rampan Hatiku yang hitam telah memetik bedil Dengan tangan kekasih Di ujung pelarian aku masih coba memandang: nihil Terlihat dalam diriku pertempuran kaum salih Dengan hati merah aku […]
