• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Museum – Wicaksono Adi

Posted on 31 Juli 201730 Juli 2017 by Editor

Wicaksono Adi Di sini, perempuan hitam itu masih tertanam pada umpak putihnya. Perempuan yang mengenal pohon, batu api, rahang gua dan bayang bayang sendiri. Perempuan yang bekerja dalam gelap, membentuk […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, wicaksono adi Leave a comment

Puisi: Pamflet – Wicaksono Adi

Posted on 31 Juli 201731 Juli 2017 by Editor

Wicaksono Adi 50 tahun kemudian, pada tembok hangus itu masih ada sisa poster dengan kepalan teracung ke angkasa. Masih terbaca coretan cakar ayam yang pernah ia bubuhkan dengan tergesa: “Mereka […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, wicaksono adi Leave a comment

Puisi: Meminang Pamakayo – Riki Dhamparan Putra

Posted on 30 Juli 2017 by Editor

Riki Dhamparan Putra Tukang kebunkah Atau hanya burung kehi yang bisa menyeru hujan agar turun ke Pamakayo Aku akan mendaki Agar kutemukan untukmu pematang-pematang batu penuh ilalang bukit jurang, beras […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Riki Dhamparan Putra Leave a comment

Puisi: Drama Tengah Malam – Faisal Kamandobat

Posted on 30 Juli 2017 by Editor

Faisal Kamandobat Lihat, bagaimana aku menjadi hantu: Untuk menjelajahi bumi dan langit, Jiwaku mesti mengendalikan Jasa ketakutanku. Kukenakan jubah putih Sebagai sayap, sekaligus tanda Aku berasal dari alam setengah abadi. […]

Posted in Puisi Tagged Faisal Kamandobat, Puisi Leave a comment

Puisi: Putus – Laksmi Pamuntjak

Posted on 30 Juli 201730 Juli 2017 by Editor

Laksmi Pamuntjak Tentu aku telah melihat ini dalam mimpi: kita mulai dengan makan, dan kita lirik tiap gerak yang lewat pada gang. Lalu kita beringsut pergi dengan diam, pulang pada […]

Posted in Puisi Tagged Laksmi Pamuntjak, Puisi Leave a comment

Puisi: Handuk Hangat – Aji Ramadhan

Posted on 30 Juli 2017 by Editor

Aji Ramdhan Uap yang mengepul menandakan aku telah siap melumat kaku dagingmu. Tujuanku hanya satu, membuatmu tenang dengan sedikit kejutan tak terduga. Dan keluarlah kotoran lewat pori-porimu, seperti lava dingin […]

Posted in Puisi Tagged Aji Ramadhan, Puisi Leave a comment

Puisi: Langit Tampak Mencolok – Aji Ramadhan

Posted on 30 Juli 201730 Juli 2017 by Editor

Aji Ramadhan Biarkan langit tampak mencolok setelah kurvanya kehabisan mekar. Dan biarkan juga langit tak lagi elok, sebab orarenya telah membayang. Tapi misalkan, langit tak menawarkan pemandangan tersebut, barangkali aku […]

Posted in Puisi Tagged Aji Ramadhan, Puisi Leave a comment

Puisi: Hari Penghabisan Letnan Dan – A. Muttaqin

Posted on 30 Juli 2017 by Editor

A. Muttaqin Di pondok pelacur itu ia isap cerutu buntu. Di pondok pelacuran itu ia sesap candu keluh. lalu bernyanyi-nyanyi ia tentang buntung kakinya tentang buntung nasibnya tentang tititnya yang […]

Posted in Puisi Tagged A. Muttaqin, Puisi Leave a comment

Puisi: Malam Jakarta – Hanna Fransisca

Posted on 30 Juli 2017 by Editor

Hanna Fransisca Air, air, melayang terbang di bawah pohon kersen burung di ranting, basah sayapnya memandang Jakarta Jauh di langit gadis kecil mencangkung nenteng plastik, mengunyah permen, matanya bening seperti […]

Posted in Puisi Tagged Hanna Fransisca, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani