Dari Melayu Riau Kepulauan ke Bahasa Indonesia (1) Pemakaian dan Popularitas Bahasa Melayu di Awal Abad ke-19 Oleh Hasan Aspahani “Raja yang adil itu terlebih baik daripada hujan yang lebat […]
Author: Editor
Puisi: Tentang Sebuah Selat dan Muara – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Tentang Sebuah Selat dan Muara Ini kerinduanku,Tentang muara, huma, dan pantai.Selaksa tanah licak di peraduan handilAku lahir di gulungan ombak. Nelayan yang berlabuh di muara-muaraMemimpi sejengkal […]
Puisi: Mantra Mahakam – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Mantra Mahakam I sekali meminum Mahakamkupastikah kembali ke Samarindamu? sayang, masih tidur juga, kurasa geliat raksasa. di mana Mulawarman bermula? II ini Kutai.sebongkah tanah menjadi gempanyanyian […]
Puisi: Hutan Mandah – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Hutan Mandah Di punggung bukit itu,asap serupa morse.Memberi kabar,Lembo terbakar. Air mata membekap suara tangis,binatang berlarian.Angin kemarau,mengusap kering pepohonan. Yang berterbangan lelatu.Daun kering terbakar ditiup angin,merah […]
Puisi: Hidup Baru – Asmara Hadi (1915-1976)
Asmara Hadi (1915-1976)Hidup Baru Hidup baru berkobar dalamkuSegala indah dalam pandanganHidup zamanku jadi ilhamkuZaman yang penuh perjuangan. Jiwaku yang dulu keciwaMerana dalam malam kesedihanSekarang kembali kuat gembiraDicium sinar api perjuangan. […]
Puisi: Sate Tek Yu – Febrie Hastiyanto (l. 1984)
Febrie Hastiyanto (l. 1984) Sate Tek Yu Aku selalu tak dapat menahan rindu. Pada sepiring sate padang hangat. Dua tusuk bersiram saus kuning-kecoklatan. Tanda cinta seharga Rp. 300. Kepada kami […]
