Sandro Soge Making (l. 1999)Selain Sebelum Pagi yang Terbit Kau membuka laptop. Berharap sesuatu yang selama ini lelap, memelukmu paling tenang bersama cahayanya. Dingin setelah kau pulang serupa gelap di […]
Author: Editor
Puisi: Tengah Malam – Sandro Soge Making (l. 1999)
Sandro Soge Making (l. 1999)Tengah Malam Puisi belum tidur dari tadi.Matanya sembab sampai-sampai jari kananku cukup lembab mengelusnyaia melihatmu Deakau duduk di sampingku setelah tiga hari belum juga kau ditemukandoa-doa […]
Puisi: Jangan Terlalu Lama, Ma – Sandro Soge Making (l. 1999)
Sandro Soge Making (l. 1999)Jangan Terlalu Lama, Ma Catatan pertama, saya tulis kemarahan mama yang begitu didih. Terlalu lama. Mungkin dua jam walau saya buta membaca jam klasik yang lekat […]
Puisi: Nomor Telepon – Sandro Soge Making (l. 1999)
Sandro Soge Making (l. 1999)Nomor Telepon IDEA: 082236375759 IISebelum memanggilmu dengan nama seharusnyaTelepon adalah ingatan yang meributkan kepala IIIDan jadilah, sebuah jarak seperti catatan angka-angkaSelain beberapa kali menghitung panggilan dan […]
Puisi: Ke Hadapan Rahasia – Erich Langobelen (l. 1994)
Erich Langobelen (l. 1994)Ke Hadapan Rahasia Berikanlah kepada kami, ya EntahYang lain dari harapanSeperti basah hujanMembasuh tanah yang suburSebelum panas memaksa mundur “Tiada lagi sungai dari huluTiada lagi yang mengalir […]
Puisi: Pelajaran Menghitung 1 – Erich Langobelen (l. 1994)
Erich Langobelen (l. 1994)Pelajaran Menghitung 1 Demikianlah ia dengar lagu dari bayang-bayangKetika seekor burung mengeciul di senja tenang “Kutahu peta ini akan terbaca juga,”Ia lihat telapak tangannya.“Tidak dari koran atau […]
Puisi: Prolegomena – Erich Langobelen (l. 1994)
Erich Langobelen (l. 1994)Prolegomena “Seperti musim panas yang tuaMenepuk punggung hujan,Hutan memerah.Dan luka merembeskan darahnyaKetika ingin kucintaiMu tanpa putus asa.” Dari selatan, jauh sebuah jalanKuterima kabar tentang waktu Mungkinkah kita […]
Puisi: Epiphaneia – Erich Langobelen (l. 1994)
Erich Langobelen (l. 1994)Epiphaneia : untuk Mahmoud Darwish Dalam selembar potret tua di tangannyaIa lihat apa yang tak diingat Sebenarnya pada puingPecah dinding dan sisa gentingYang hampir tak kita […]
Puisi: Menjahit Robekan Saku – Arwinto Syamsunu Ajie (1965 – 2019)
Arwinto Syamsunu Ajie (1965 – 2019)Menjahit Robekan Saku Aku menjahit robekan saku dengan 10 jaripulang mengembara. “Telah kujalin benang dariserat-serat purnama, dari ribuan hutan kota.Kini, teruslah terjaga, doa. Teruslah terjagabagi […]
