Bode Riswandi (l. 1983) Sunyaragi amsal pusara: tubuhnya ilalang luka angin susut ke daun jendela seseorang dengan kelebat rindu hinggap dari pintu ke pintu dan jika engkau masih di sana […]
Author: Editor
Puisi: Tasikmalaya, 1 – Bode Riswandi (l. 1983)
Bode Riswandi (l. 1983)Tasikmalaya, 1 Kampung apa yang ada dalam dadamu? Hidup dari batang padi dan suluh kayu Petani-petani berangkat ke hulu-girang Membaca petak-petak tegal dan ladang Ada yang bernapas […]
Puisi: Dunia Lain dari Kesaksian Fragmental
Oleh Hasan Aspahani KESAKSIAN kita atas realitas selalu fragmental. Kita tak pernah bisa menyaksikan seluruh peristiwa. Ketaklengkapan itu terjadi karena kita memang tak punya kapasitas untuk itu dan kita juga […]
Puisi: Selamat Pagi – Benni Cung
Benni Cung Selamat Pagi selamat pagi tanah garapan aku datang… undang-undang di tangan kanan selamat pagi tanah garapan kubawa berita kemenangan yang pertama tapi bukan minta-minta darah telah banyak tertumpah […]
Puisi: Selamat Tinggal Selamat Berjumpa – Benni Cung
Benni Cung Selamat Tinggal Selamat Berjumpa berhampiran dengan kereta tua brengsek menanggung derita, memintal papah kita tinggalkan semua di belakang lokomotif baja lari berlari, menyuruk kembali memanjati bukit dengan koor […]
Eh, GM Menulis Sajak Mbeling!
Oleh Hasan Aspahani JUDULNYA “Ode untuk Rambut Gondrong”. Ditulis September 1973. Saya tak menemukan sajak itu di kumpulan sajak lengkapnya 1961-2001. Tentu saja tidak. Sajak itu memang ditulis untuk sinis. […]
Esai: Bab Pertama Sebuah Otobiografi yang Masih Mentah
Bab Pertama Sebuah Otobiografi yang Masih Mentah Oleh Yevgeny Yevtuscenko OTOBIOGRAFI seorang penyair adalah puisinya. Selebihnya hanya merupakan catatan kaki belaka. Seorang penyair adalah seorang penyair, hanya jika pembacanya dapat […]
Anekdot: SCB dan Pesangon
Oleh Doddi Ahmad Fauji INI kisah lumayan sensitif, tapi perlu juga kuceritakan, barangkali menjadi inspirasi, barangkali juga untuk memahami, tak ada manusia yang sempurna. “Kau terima pesangon berapa dari si […]
Anekdot: Makan Tak Makan Asal Makan
Oleh Doddi Ahmad Fauji NAH, kami semeja di Hotel Topaz Bandung, setelah mengikuti sebuah acara. Di situ ada pelukis Isa Perkasa juga. “Ini wahabiyah, tapi tradisinya Nahdliyin!” kata Kang Acep […]
