Yana Risdiana (l. 1973)Tentang Kelembutan dalam Jurus Teunggeul Ambreg Ketika pukulan merangkum waktu sebagai kepalan Kedua lenganmu terjulur dan sebanjar, ikuti alur Amanat leluhur yang tersebar turun-temurun Di tubuh para […]
Puisi
Puisi: Diktum – Yana Risdiana (l. 1973)
Yana Risdiana (l. 1973)Diktum turun dari sisa kupakan mimpi pada dahi peristiwamasa lalu terus cembung di belakang air mata di kebun ini, bahkan seekor ular sekadar umpamahanya tubuh yang bertaring, […]
Puisi: Agar Aku Memandangmu – Gody Usnaat (l. 1984)
Gody Usnaat (l. 1984)Agar Aku Memandangmu agar aku bisa memandangmusetiap pagi kubuka hatilaksana jendela dan pintukau membentang hijau di sanasebagai rumput yang dihinggapibalon-balon embun agar aku terus memandangmukenangan berjalan sedari […]
Puisi: Di Tepi Sungai Kumb – Gody Usnaat (l. 1984)
Gody Usnaat (l. 1984)Di Tepi Sungai Kumb kesendirianku seperti dusun: bertubuh kecilbermata pensilberambut ikalaku dilingkupi pohon sagubertetangga dengan buah merahbersaudara dengan betatas dan kasbijalan kecil yang selalu berlumpur itu, karibkusebagaimana […]
Puisi: Pohon Matoa di Ujung Timur Sekolah – Gody Usnaat (l. 1984)
Gody Usnaat (l. 1984)Pohon Matoa di Ujung Timur Sekolah pada ujung timur sekolah tumbuh subur pohon matoadedaunannya rindang macam atap rumahdi bawah kakinya anak-anak riang duduk berceritatentang guru yang macam […]
Puisi: Punya Rumah, Trada Api – Gody Usnaat (l. 1984)
Gody Usnaat (l. 1984)Punya Rumah, Trada Api tempo dulu, sa macam Haboi, Walidan orang-orang di Yokomopunya rumah tapi trada apisa jerang air deng apa?macam au* tiada kapur, itu sudah sa […]
Puisi: Yesus Mati Ditembak – Gody Usnaat (l. 1984)
Gody Usnaat (l. 1984)Yesus Mati Ditembak Yesus sedang asyik mengajar anak-anak bernyanyi mazmurpeluru meluncur kena mata jendela, jubah, dan jantungnyadarah tampias macam air sungai hantam batu para murid lari macam […]
Puisi: Paranggi Pergi – Ilda Karwayu (l. 1993)
Ilda Karwayu (l. 1993)Paranggi Pergi menggeser sedikit kesetiaanyang menghalangi sinar senangsenangsedang kulakukan ketika umbu landutak lagi menunggu di ambang kejujurankutapi terus saja sengaja mengeja: karena kesetiaanlah maka jinak matadan hati […]
Puisi: Hunian Pengantin Baru – Ilda Karwayu (l. 1993)
Ilda Karwayu (l. 1993)Hunian Pengantin Baru /I/hunian di lahan mana yang cocok untuk kita?kita—yang embus sedari dulu dari surga—inikita—yang enggan naik ke sana lagi /II/sepetak ilmu pengetahuan di miring stigmatelah […]
