E.M. Yogiswara (l. 1966) Aib Sejarah Lihatlah! aib sejarah dibongkar Orang-orang mati atas teriakannya Di lubang satu suara Lihatlah! aib sejarah diputar Orang-orang mati atas pembesarannya Di ribuan peti Lihatlah! […]
Puisi
Puisi: Pada Dinding Batu Dosa – E.M. Yogiswara (l. 1966)
E.M. Yogiswara (l. 1966) Pada Dinding Batu Dosa pada dinding diasah segala noda noda pada dinding dinding batu disiram segala ketajaman mata duka pada dinding batu dosa digulung segala relung […]
Puisi: Mengenang Penyair Chairil II – E.M. Yogiswara (l. 1966)
E.M. Yogiswara (l. 1966) Mengenang Penyair Chairil II angin cercaan begitu kuat mengguncang jiwa kau merakit dari pulau kenangan perahu impian tak kunjung merapat ke anjungan mahligai harapan belum hinggap […]
Puisi: Nyanyian Anak-Anak – Remmy Novaris D.M. (l. 1958)
Remmy Novaris D.M. (l. 1958) Nyanyian Anak-Anak anak-anak tumbuh dengan pikiran supermarket menciptakan legenda dari film-film kartun menjadi pesulap bagi dirinya sendiri anak-anak mengeras pada jaringan-jaringan televisi bernyanyi dengn nyanyian […]
Puisi: Hujan yang Datang – Remmy Novaris D.M. (l. 1958)
Remmy Novaris D.M. (l. 1958) Hujan yang Datang hanya sebuah hotel. orang datang. orang pergi dari kota-kota tak dikenal. mengabarkan ajal. (siapa yang terpelanting dari lantai tujuh menyisakan teriakan di […]
Puisi: Dalam Ruang – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)
Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Dalam Ruang sebuah jarum yang tajam dan berkuasa pada dinding, datang menusuk usia pada kita ketepatan adalah binatang melata bila ingin, putarlah kembali ke tempat […]
Puisi: Meditasi – Rita Oetoro (l. 1943)
Rita Oetoro (l. 1943) Meditasi pada akhirnya kita pun pasrah — karena tidak bisa mengusir bayang-bayang kita sendiri Sumber: Tonggak 3 (Gramedia, Jakarta; 1987); dari Budaya Jaya, No. 76 […]
Puisi: Bayang-Bayang – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)
Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Bayang-Bayang bayang-bayangku, cobalah kita bertukar tempat aku dalam cermin dan engkau di depanku telah letih diri bersolek selalu, menyisir rambut yang lusuh sepanjang hari, rapi […]
Puisi: Harga Diri – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)
Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Harga Diri harga diri adalah deretan kursi paling depan, dan kehormatan adalah sebuah tawaran untuk duduk di situ. tercenung aku duduk pada deret kursi paling […]
