• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Aib Sejarah – E.M. Yogiswara (l. 1966)

Posted on 11 Desember 2017 by Editor

E.M. Yogiswara (l. 1966) Aib Sejarah Lihatlah! aib sejarah dibongkar Orang-orang mati atas teriakannya Di lubang satu suara Lihatlah! aib sejarah diputar Orang-orang mati atas pembesarannya Di ribuan peti Lihatlah! […]

Posted in Puisi Tagged E.M. Yogiswara, Puisi Leave a comment

Puisi: Pada Dinding Batu Dosa – E.M. Yogiswara (l. 1966)

Posted on 11 Desember 201711 Desember 2017 by Editor

E.M. Yogiswara (l. 1966) Pada Dinding Batu Dosa pada dinding diasah segala noda noda pada dinding dinding batu disiram segala ketajaman mata duka pada dinding batu dosa digulung segala relung […]

Posted in Puisi Tagged E.M. Yogiswara, Puisi 1 Comment

Puisi: Mengenang Penyair Chairil II – E.M. Yogiswara (l. 1966)

Posted on 11 Desember 2017 by Editor

E.M. Yogiswara (l. 1966) Mengenang Penyair Chairil II angin cercaan begitu kuat mengguncang jiwa kau merakit dari pulau kenangan perahu impian tak kunjung merapat ke anjungan mahligai harapan belum hinggap […]

Posted in Puisi Tagged E.M. Yogiswara, Puisi Leave a comment

Puisi: Nyanyian Anak-Anak – Remmy Novaris D.M. (l. 1958)

Posted on 10 Desember 201710 Desember 2017 by Editor

Remmy Novaris D.M. (l. 1958) Nyanyian Anak-Anak anak-anak tumbuh dengan pikiran supermarket menciptakan legenda dari film-film kartun menjadi pesulap bagi dirinya sendiri anak-anak mengeras pada jaringan-jaringan televisi bernyanyi dengn nyanyian […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Remmy Novaris D.M. Leave a comment

Puisi: Hujan yang Datang – Remmy Novaris D.M. (l. 1958)

Posted on 10 Desember 2017 by Editor

Remmy Novaris D.M. (l. 1958) Hujan yang Datang hanya sebuah hotel. orang datang. orang pergi dari kota-kota tak dikenal. mengabarkan ajal. (siapa yang terpelanting dari lantai tujuh menyisakan teriakan di […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Remmy Novaris D.M. Leave a comment

Puisi: Dalam Ruang – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)

Posted on 10 Desember 201710 Desember 2017 by Editor

Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Dalam Ruang sebuah jarum yang tajam dan berkuasa pada dinding, datang menusuk usia pada kita ketepatan adalah binatang melata bila ingin, putarlah kembali ke tempat […]

Posted in Puisi Tagged Achmad Rizani Asnawi, Puisi Leave a comment

Puisi: Meditasi – Rita Oetoro (l. 1943)

Posted on 10 Desember 201710 Desember 2017 by Editor

Rita Oetoro (l. 1943) Meditasi pada akhirnya kita pun pasrah — karena tidak bisa mengusir bayang-bayang kita sendiri   Sumber: Tonggak 3 (Gramedia, Jakarta; 1987); dari Budaya Jaya, No. 76 […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rita Oetoro Leave a comment

Puisi: Bayang-Bayang – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)

Posted on 10 Desember 201710 Desember 2017 by Editor

Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Bayang-Bayang bayang-bayangku, cobalah kita bertukar tempat aku dalam cermin dan engkau di depanku telah letih diri bersolek selalu, menyisir rambut yang lusuh sepanjang hari, rapi […]

Posted in Puisi Tagged Achmad Rizani Asnawi, Puisi Leave a comment

Puisi: Harga Diri – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)

Posted on 10 Desember 2017 by Editor

Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Harga Diri harga diri adalah deretan kursi paling depan, dan kehormatan adalah sebuah tawaran untuk duduk di situ. tercenung aku duduk pada deret kursi paling […]

Posted in Puisi Tagged Achmad Rizani Asnawi, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani