• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Esai

Esai: Muhamad Yamin, Bahasa, dan Soneta

Posted on 16 Agustus 202116 Agustus 2021 by Editor

Muhamad Yamin, Bahasa, dan Soneta: Yang Menanam dan Memetik Cempaka   Oleh Hasan Aspahani   Beta bertanam bunga cempaka Di tengah halaman tanah pusaka, Supaya selamanya, segenap ketika Harum berbau, semerbak […]

Posted in Esai Tagged Esai, Muhammad Yamin, Puisi Leave a comment

Esai: Satir dan Sinisme J.E. “Om Jan” Tatengkeng

Posted on 10 Agustus 202114 Agustus 2021 by Editor

Satir dan Sinisme J.E. “Om Jan” Tatengkeng Oleh Hasan Aspahani Kusuka hidup! Gerakan sukma,Yang berpancaran dalam mata,Terus menjelma,Ke-Indah-Kata. (“Sukma Pujangga”, J.E. Tatengkeng)   SEORANG sinis adalah seorang idealis yang kecewa. […]

Posted in Esai Tagged Esai, J.E. Tatengkeng Leave a comment

Esai: Jalan Puisi Tjak S. Parlan, Jalan ke Kesadaran

Posted on 3 Agustus 20213 Agustus 2021 by Editor

Jalan Puisi Tjak S. Parlan, Jalan ke Kesadaran Oleh Hasan Aspahani MENULIS puisi, memberi bentuk pada pikiran, perasaan, gagasan, lintasan momentum, yang kerapkali tak jelas belaka itu, apabila dilakukan terus-menerus […]

Posted in Buku, Esai Tagged Esai, Tjak S. Parlan Leave a comment

Membaca Puisi: Petualangan dan Pertemuan

Posted on 22 Juli 20219 Agustus 2021 by Editor

Membaca Puisi: Petualangan dan Pertemuan Oleh Hasan Aspahani MEMBACA puisi berarti memasuki sebuah dunia batin dan kita berpetualang di sana. Membaca puisi adalah menggelar sebuah petualangan jiwa dan pikiran. Apa […]

Pages: 1 2
Posted in Esai Tagged budi darma, Esai Leave a comment

Rivai Apin, Akhir Takdir, Sunyi Sang Penguak

Posted on 21 Juli 202122 Juli 2021 by Editor

Rivai Apin, Akhir Takdir, Sunyi Sang Penguak Oleh Hasan Aspahani nanti hari akan habis / dan kelam menyelubungi malam/ … ah, mati / kau masih juga mengejar aku – (“?” […]

Posted in Esai, Penyair Tagged Esai, Rivai Apin Leave a comment

Esai: Puisi adalah Artefak Bahasa

Posted on 20 Juli 202120 Juli 2021 by Editor

Esai: Puisi adalah Artefak Bahasa Oleh Hasan Aspahani BAHASA adalah medium seni sastra, seperti tanah lihat bagi seni patung, atau cat dan kertas atau kanvas bagi seni rupa. Seniman bisa […]

Posted in Esai Tagged Esai Leave a comment

Esai: Sosialisasi Karya Sastra (1): Surat Kabar dan Horison yang Kehilangan Peran

Posted on 16 Juli 202116 Juli 2021 by Editor

Sosialisasi Karya Sastra (1)Surat Kabar dan Horison yang Kehilangan Peran Oleh Hasan Aspahani ADA masanya jalan sosialisasi karya bagi seorang menjadi pengarang di Indonesia adalah dimuat di majalah Horison (yang […]

Posted in Esai Tagged Esai, horison, sosalisasi sastra Leave a comment

Esai: Menilai Pembacaan Puisi

Posted on 15 Juli 202115 Juli 2021 by Editor

Oleh Hasan Aspahani MEMBACA atau melisankan puisi adalah salah satu upaya menafsirkan puisi.  Pembaca menyampaikan penafsirannya kepada penonton. Apa yang ditafsirkan? Isi puisi: pesannya, ruhnya, emosinya, suasananya, apa saja yang […]

Posted in Esai Tagged Esai Leave a comment

Esai: Pemakaian dan Popularitas Bahasa Melayu di Awal Abad ke-19

Posted on 10 Juli 202110 Juli 2021 by Editor

Dari Melayu Riau Kepulauan ke Bahasa Indonesia (1) Pemakaian dan Popularitas Bahasa Melayu di Awal Abad ke-19 Oleh Hasan Aspahani “Raja yang adil itu terlebih baik daripada hujan yang lebat […]

Posted in Esai Tagged Abdullah bin Muhammad Al-Misri, Esai Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani