• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Cahaya Mau Mati – S. Rukiah (1927-1996)

Posted on 21 Mei 20181 Agustus 2018 by Editor

S. Rukiah (1927-1996) Cahaya Mau Mati Kita memang berdiri antara pagi dan malam Pula kadang-kadang lihat juga bintang di langit seribu, atau perempuan busuk hati, yang nyanyi-nyanyi main piano cari […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, s rukiah 2 Comments

Puisi: Cerita Malam – S Rukiah (1927-1996)

Posted on 21 Mei 201821 Mei 2018 by Editor

S Rukiah (1927-1996) Cerita Malam Angin selatan berdesing lembut di pohon-pohon pada rumah-rumah tua menggeletar cahaya bulan dan malam itu aku masih berlari meloncati parit-parit gelap di mana kucari, inilah […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, s rukiah Leave a comment

Puisi: Sajak-sajak Perjalanan – Dami N Toda (1955-2006)

Posted on 21 Mei 201821 Mei 2018 by Editor

Dami N Toda (1955-2006) Sajak-sajak Perjalanan Cirebon, 1 ke Cirebon manis, hidup ini kota tak terhenti melarikan peluru pertama menyilih pusaran kota yang memburu wajahmu mengusirku dari jalan-jalan Jakarta ke […]

Posted in Puisi Tagged Dami N. Toda, Puisi Leave a comment

Puisi: Surat Buat Bunda – Andre Hardjana (l. 1940)

Posted on 19 Mei 2018 by Editor

Andre Hardjana (l. 1940) Surat Buat Bunda dalam alam kehidupan makhluk dua berjenis berlaku satu hukum alam tiada terlukis – aku dipinang, tapi aku memilih     kau meminang, tapi kau […]

Posted in Puisi Tagged andre hardjana, Puisi Leave a comment

Puisi: Sajak Sakit – Andre Hardjana (l. 1940)

Posted on 19 Mei 2018 by Editor

Andre Hardjana (l. 1940) Sajak Sakit siapa tamu yang di luar itu yang selalu memandang cemas dan ragu pada pintu yang terus diketukinya dengan batuk-batuk kehadirannya? — spada aku datang […]

Posted in Puisi Tagged andre hardjana, Puisi Leave a comment

Puisi: Kamar Ini – Andre Hardjana (l. 1940)

Posted on 19 Mei 2018 by Editor

Andre Hardjana (l. 1940) Kamar Ini kamar ini mengasingkan kita dari teriknya angin yang tiada hentinya menghalaukan debu ke sekujur kota kesayangan bagaikan sepasang elang laut lelap di batu-batu karang […]

Posted in Puisi Tagged andre hardjana, Puisi Leave a comment

Puisi: Doa Seorang Bocah – Andre Hardjana (l. 1940)

Posted on 19 Mei 2018 by Editor

Andre Hardjana (l. 1940) Doa Seorang Bocah jadikan cintaku langit di malam hari ya tuhan kebenaran semesta yang ramah kerna langit itu pada setiap saat mampu memberi apa saja apa […]

Posted in Puisi Tagged andre hardjana, Puisi Leave a comment

Puisi: Niagara Falls – Andre Hardjana (l. 1940)

Posted on 19 Mei 201819 Mei 2018 by Editor

Andre Hardjana (l. 1940) Niagara Falls deru deburnya kudengar dari jauh semakin dekat semakin riuh tenaga alam yang tiada hentinya menggelora ombak demi ombak meriak jadi tangga jakob dan sayap-sayap […]

Posted in Puisi Tagged andre hardjana, Puisi Leave a comment

Puisi: Muslihat Pagi Buta – Fatih Muftih (l. 1992)

Posted on 16 Mei 2018 by Editor

Fatih Muftih (l. 1992) Muslihat Pagi Buta Seperti yang sudah dikatakan. Pagi masih buta dan bapak akan mengajakku ke wahana hiburan. Aku membayangkan kuda-kudaan yang berputar penuh lampu. Ada juga […]

Posted in Puisi Tagged Fatih Muftih, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani