Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)Kepada Kaum Mistik I Engkau mencari Tuhanmu di malam kelamBila sepi mati seluruh bumiBila kabur menyatu segala warnaBila umat manusia nyenyak terhenyakDalam tilam, lelah lelap.Tahulah aku, Tuhanmu […]
Puisi
Puisi: Pemacu Ombak – Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)
Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)Pemacu Ombak Pemacu ombak di segara raya,Gelisah terapung berbuai-buaiDi atas alun kecil-kecil,Menantikan ombak tinggi padu,Gairah menggulung menuju pantai. Di depan membentang samudra biru,Jauh menghabis di garis lengkung,Tempat […]
Puisi: Menuju ke Laut – Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)
Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994)Menuju ke Laut Kami telah meninggalkan engkau,tasik yang tenang, tiada beriak,diteduhi gunung yang rimbundari angin dan topan.Sebab sekali kami terbangun,dari mimpi yang nikmat. “Ombak riak berkejar-kejarandi gelanggang […]
Puisi: Lapisan Kata – Alex R. Nainggolan (l. 1982)
Alex R. Nainggolan (l. 1982) Lapisan Kata /pertamabarangkali hanya adam yang pernah duduk sendiri. belajar mengeja dan berdoa. pada pucuk-pucukpohon rimbun firdaus, menjauh di genangan rumus tentang teknik menulis puisi […]
Puisi: Siapa? – Walujati Supangat (l. 1924)
Walujati Supangat (l. 1924)Siapa? Tersebar engkau, kaum sengsaraDuduk meratap di seluruh kotaDan swara tangismu membubung, memilukan hati Berbilang kali terdapat badan‘lah bongkar terhampar di tepi jalanDan lekaslah mayatmu diusung orang […]
Puisi: Telaga Remaja – Walujati Supangat (l. 1924)
Walujati Supangat (l. 1924)Telaga Remaja Kuning bercahya keemasanTelaga remajaku tampak terbentang:Jernih tenang, seraya memandangGadis rupawan pelahan datang. Riang senang memandikan diriBerbuihlah air dimainkan jari,Rambut terurai dan bunga berseriJatuh dari sanggul, […]
Puisi: Senjakala – Walujati Supangat (l. 1924)
Walujati Supangat (l. 1924)Senjakala Diam menghitam pohon waruLebar besar, rimbun tercantumTak lagi angin kedengaran lalu Sepi hening ‘alam memandangKemerahan surya terbenamTak lagi terdengar burung berkicau Tenanglah engkau, hati gelisahKeringlah engkau, […]
Puisi: Akhir Dunia – Alfiyan Harfi (l. 1986)
Alfiyan Harfi (l. 1986)Akhir Dunia mari berpencar dan bersembunyimari, kau dan akudalam setiap diri inilah akhir duniainilah sunyi kemenangan akhirnya kita melihatkeajaiban dan kebahagiaandalam akhir kitab sejarah kita pernah menjadi […]
Puisi: Epilog – Yvonne de Pretes (l. 1947)
Yvonne de Pretes (l. 1947)Epilog penggalan kisah lalu menumpukcuma itu yang adaentah pada sebuah lorong panjang, sunyiatau di tebing hijau yang basahkadang terdampar di pojok desa bersama gerimis yang baru […]
