Didik Siswantono (l. 1968) Buku Tabungan “Bolehkah aku membantumu, Pak?” Bapak tak menjawab, terus membuka buku tabungan yang berguguran, menghitungnya lalu melupakannya. Bapak kini mencoba melihat kalender sebuah bank. Sia-sia […]
Puisi: Pada Suatu Malam di Bekasi – Didik Siswantono (l. 1968)
Didik Siswantono (l. 1968) Pada Suatu Malam di Bekasi Dilihat dari dalam adalah lampu baca, dilihat dari luar adalah laron yang terbang di sela-sela cahaya. Tetap tak menggubris batas panas […]
Puisi: Surat Keterangan Domisili – Alex R. Nainggolan (l. 1982)
Alex R. Nainggolan (l. 1982) Surat Keterangan Domisili bukankah telah kuhimpun setiap riwayatmu? agar kau tak menjadi rayap bagi arsip negara. dengan kerumun data yang menjejak, mungkin tentang sedikit tanggal […]
Puisi: Siola – Didik Siswantono (l. 1968)
Didik Siswantono (l. 1968) Siola Siola, silam yang menghamba getar-getar ke- nangan, lalu ditinggalkan. Sebuah toko, loteng jingga bunga-bunga dan teh pahit kaki lima, me- nyisakan nama lama yang telanjur […]
Puisi: Hunderbluss dalam Peti Linguis – May Moon Nasution (l. 1988)
May Moon Nasution (l. 1988) Hunderbluss dalam Peti Linguis kita bayangkan perang usai, hunderbluss pun telah disimpan dalam peti, tapi masih saja kau bertangas api, berdiang di balik tembok belingas […]
Puisi: Gembala Perang – Ibe S. Palogai (l. 1993)
Ibe S. Palogai (l. 1993) Gembala Perang – setelah serangan pembuka pasukan Speelman aku melintasi marabahaya itu datang kepadamu sebagai gembala perang tubuhku menyandang pulang cinta yang terluka di ladang […]
