Taufiq Ismail Beras berkata kepada saya, bahwa kacang kedele dan kelapa sawit, ayam daging, sapi inseminasi, ikan laut, dan ikan daratan, semua dalam keadaan segar bugar tidak kurang suatu apa. […]
Puisi: Moluska – Marhalim Zaini
Marhalim Zaini aku akan memanggilmu moluska, saat pasang naik, dan lutut kita mulai menggigil di akar-akar bakau yang menjuntai dari dalam lumpur rawa-rawa, adalah binatang yang berbiak dalam kelamin kita […]
Puisi: kalam batu – Marhalim Zaini
Marhalim Zaini : raja ali haji di sepanjang beting, sepanjang petang ia berjalan pincang, memikul kalam dan ingatan yang kian padam seperti tongkang menuju karam. aku mengenalmu, ali haji, seorang […]
Agenda: Obor dan Dupa dalam Puisi di Tembi
AGUSTINA Thamrin, penyair dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tampil membaca puisi dalam acara Sastra Bulan Purnama edisi 70 untuk Hari Puisi Indonesia 2017 di Tembi Rumah Budaya, Sabtu 8 Juli 2017 […]
Puisi: Trembesi – Arif Bagus Prasetyo
Arif Bagus Prasetyo Legam dan menjulang Burung-burung menyusun sarang di keteguhan lengan-lengannya. Puri agung bagi rangrang dan bengkarung Arsitektur yang tumbuh dari bayang-bayangnya sendiri. Hari segera akan runtuh. Sendi-sendinya yang […]
Puisi: Ronggeng Sumba – Umbu Landu Paranggi
Umbu Landu Paranggi I Tambur tua, ditabuh dewa menujum sunyiku, di mulut kemarau sirih pinang tembakau, membaun angin cendana duh sarungkan pedangmu, dendam budak biru gulung rokok daun lontar, kumurkan […]
Puisi: Taman Rawa – Raudal Tanjung Banua
Raudal Tanjung Banua I selunak insang ikan gabus, setipis daging ikan lasi sulur-sulur dan akaran bening tumbuh tembus pandang ke lumpur hitam. teratai dan kiambang mengambang bagai gaun hijau terawang, […]
Puisi: Maut Tidak Bertindak Sendiri – Raudal Tanjung Banua
Raudal Tanjung Banua -untuk Frans Nadjira Benar, maut tidak bertindak sendiri di tanah ini semua tangan bahkan setiap jari bisa jadi sekutu yang akan membelai atau mematahkan tengkukmu Tak ada […]
Puisi: Sindangsari, Laporan Perjalanan Hari Pertama – Pradewi Tri Chatami
Pradewi Tri Chatami Barangkali itulah tangga ke surga. Padipadi gemuk menguning dalam sawah bertingkat diselingi ubi atau kacang tanah, juga tembakau: yang dalam mataku tampak seperti nasi liwet, ubi dan […]
