Pradewi Tri Chatami malam ini aku tak mau mandi. masih meruap peluhmu di pepori rambut dan kulitku. di labirin telingaku tersesat nafasmu, di mana aroma pasta gigi berusaha menggusur rokok […]
Puisi: Potret di Atas Meja – Frischa Aswarini
Frischa Aswarini Aku tak bisa menulis sajak seperti sajakmu walau malam khusuk dan kenangan tersedih menarik cemasku Tak ada lagi perasaan menggebu dan kata-kata yang ingin disusun ulang jadi serindang […]
Puisi: Dua Tukang Sapu – Frischa Aswarini
Frischa Aswarini Dua tukang sapu menyeberang jalan pagi itu kembali untuk hari bagai doa pohon tua dua tukang sapu bertukar gurau waktu lembab di topinya sebelum tiba di seberang daun […]
Puisi: Taksidermi Kata – Ferdi Afrar (l. 1983)
Ferdi Afrar (l. 1983) Taksidermi Kata – Meminjam Lukisan Berburu Banteng-nya Raden Saleh keributan dalam celah kalimat sebuah sajak: belum menutup benar matanya yang binal, ketika kami menohokkan sebuah tumbak […]
Puisi: Pepaya – Ferdi Afrar (l. 1983)
Ferdi Afrar (l. 1983) Pepaya adakah aku sekantung peria yang iri akan kucir pahitnya sedang dagingku kuning-jingga manga madu penatarsewu sukacita ataukah duka terlara saat pemanjat itu merengkuhku, melepasku dari […]
Puisi: Panakawan dan Saya – Sudjiwo Tedjo
Sudjiwo Tedjo Gemerincing Jingkat jingkat kakiku gemerincing Bergemerincing genta Gementa di kakiku Gempita di hatiku Ketika kuhentak-hentak kakiku bergenta Tepat depan tempat tinggalku Tempat tinggalku dulu bersama saudara Mengembara Mengumbar […]
Puisi: Stasiun Tuaku – Sudjiwo Tedjo
Sudjiwo Tedjo Rembulan di atas stasiun tua Di sudut kota kutanya kapan tiba Saat lampu lampunya padam Menjadi cuma siluet Peluit kereta datang Mungkin mengangkut kenanganku Dari jauh kucari cari […]
Puisi: rumah yang jauh dari rumah – Shinta Febriany
Shinta Febriany aku ingin bermukim di tubuhmu, menunggu pepohonan tumbuh dan berbunga warna-warni di tanah tempat kita membuat rumah, kelak. terkadang, laci sebuah lemari kecil di kamarku mengeluarkan bunyi jangkrik […]
Puisi: Harimau dalam Perut Penyair – Fariq Alfaruqi
Fariq Alfaruqi “Yang bersembunyi dalam perut penyair itu selain puisi. Seekor hariamu yang diam-diam sedang mengasah kuku dan gigi.” Begitulah. Sementara jalan-jalan dialihkan orang lalu. Rumah-rumah panggung digubah dengan batu […]
