• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Barnett Newman, Siapa yang Takut pada Warna? – Frans Nadjira (l. 1942)

Posted on 11 April 201812 April 2018 by Editor

Frans Nadjira (l. 1942) Barnett Newman, Siapa yang Takut pada Warna? Dengan sekali sentakan tulisan di tembok kusam subway melar seperti permen karet:        “Setiap orang ada harganya.” Tapi tak […]

Posted in Puisi Tagged Frans Nadjira, Puisi Leave a comment

Puisi: Kemarau – Arsyad Indradi (l. 1949)

Posted on 9 April 20189 April 2018 by Editor

Arsyad Indradi (l. 1949) Kemarau Siapa menghentak kurungkurung ke penghabisan suara burung jalan setapak mencari batas hari beruap panas menyusur suara keririang memilu di selasela kayukayuan sewaktu matahari menusuk Ketika […]

Posted in Puisi Tagged Arsyad Indradi, Puisi Leave a comment

Puisi: Senja Luruh – Arsyad Indradi (l. 1949)

Posted on 9 April 2018 by Editor

Arsyad Indradi (l. 1949) Senja Luruh Dangau sesak dengan cahaya redupredup Persawahan yang lama terbengkalai Dia terhampar di atas tumpukan jerami Duhai lama nian menunggu Cepatlah lepaskan tali kehidupan Cepat […]

Posted in Puisi Tagged Arsyad Indradi, Puisi Leave a comment

Puisi: Catatan Harian Pekerja Borongan – Yopi Setia Umbara (l. 1984)

Posted on 9 April 2018 by Editor

Yopi Setia Umbara (l. 1984) Catatan Harian Pekerja Borongan tak ada hari libur. bahkan di hari minggu akal kami adalah tenaga. tenaga akal kami cukup kasih nasi. kerja sungguh-sungguh sebab […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Yopi Setia Umbara Leave a comment

Puisi: Aku Bergegas Menujumu – Yopi Setia Umbara (l. 1984)

Posted on 9 April 2018 by Editor

Yopi Setia Umbara (l. 1984) Aku Bergegas Menujumu pada jalan menujumu aku bergegas layaknya sungai yang dipaksa cuaca sampai ke laut lalu merangkak ke langit dan sebagai hujan harus kembali […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Yopi Setia Umbara Leave a comment

Puisi: Buah Sukma Biduri – Arsyad Indradi (l. 1949)

Posted on 9 April 20189 April 2018 by Editor

Arsyad Indradi (l. 1949) Buah Sukma Biduri Palinggam Cahaya Seratus empat puluh negri di laut Seratus empat puluh negri di darat Siapa yang bertahta tidak lain Raden Kasan Mandi Adil […]

Posted in Puisi Tagged Arsyad Indradi, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani