• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Menyunting Waktu – Dimas Arika Miharja (1959-2018)

Posted on 2 Mei 2018 by Editor

Dimas Arika Miharja (1959-2018) Menyunting Waktu kau bertanya, untuk apa kalian menungguku? aku akan hadir dan mengalir menyihir mereka yang terlena aku ada bersama saat orangorang merasa tersayat kemudian melayat […]

Posted in Puisi Tagged Dimas Arika Miharja, Puisi Leave a comment

Puisi: Rasa Perjalanan – Arini Hidajati (l. 1972)

Posted on 2 Mei 2018 by Editor

Arini Hidajati (l. 1972) Rasa Perjalanan Sekali waktu harus kumanjakan diriku, dengan perjalanan panjang ini, dengan lapar dan dahaga ini, dengan kering dan kurusnya tubuh ini, dengan pucat pasi seluruh […]

Posted in Puisi Tagged Arini Hidajati, Puisi Leave a comment

Puisi: Anggur Kebijakan – Arini Hidajati (l. 1972)

Posted on 2 Mei 2018 by Editor

Arini Hidajati (l. 1972) Anggur Kebijakan Aku belajar menulis puisi, dari desauan angin yang menerpa, dari panasnya mentari, dari nyanyian burung, dari tangisan bayi, dari desahan nafas penderitaan, dari kesendirian […]

Posted in Puisi Tagged Arini Hidajati, Puisi Leave a comment

Puisi: Lapar – Yusrizal KW (l. 1969)

Posted on 2 Mei 2018 by Editor

Yusrizal KW (l. 1969) Lapar meja makan meredam bau darah sarapan pagi berjingkat di jari-jari garpu tak ada yang mesti didendang hari ini kompor meledak jauh hari sebelum jam masak […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Yusrizal KW Leave a comment

Puisi: Nihil – Yusrizal KW (l. 1969)

Posted on 2 Mei 2018 by Editor

Yusrizal KW (l. 1969) Nihil : camilo jose cela hutan itu, menjelmakan anak-anak berpisau tanpa pikiran, berjalan menuju ladang hitam yang kau tunggu bersama keluarga: membunuh hari depan dengan menghanyutkan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Yusrizal KW Leave a comment

Puisi: Huma yang Perih – D. Zauhidhie (1934-1984)

Posted on 1 Mei 2018 by Editor

D. Zauhidhie (1934-1984) Huma yang Perih tiada lagi kerbau menguak gemertuk roda cikar terengah-engah sarat beban memuat padi kelapa dan umbi tiada punggung-punggung dan bahu-bahu menghambin lanjung penuh berisi terong […]

Posted in Puisi Tagged d zauhidhie, Puisi Leave a comment

Puisi: Pengembara di Jalan Ujung – D. Zauhidhie (1934-1984)

Posted on 1 Mei 2018 by Editor

D. Zauhidhie (1934-1984) Pengembara di Jalan Ujung Di ujung jalan berdebu engkau termangu lelaki berompi beledru Kala sebekas terlupa jalan lain ke roma hatimu malam gelap Kerikil menguap pecut mendera […]

Posted in Puisi Tagged d zauhidhie, Puisi Leave a comment

Puisi: Kepada Paduka Puisi – D. Zauhidhie (1934-1984)

Posted on 1 Mei 2018 by Editor

D. Zauhidhie (1934-1984) Kepada Paduka Puisi Kucarikan tiang dan balokan Paku dan papan Walau untuk itu aku jadi tukang besi Menebang pohon di hutan Kubangun rumahmu Di tanah yang luas […]

Posted in Puisi Tagged d zauhidhie, Puisi Leave a comment

Puisi: Sekamar dengan Mayat – D. Zauhidhie (1934-1984)

Posted on 1 Mei 2018 by Editor

D. Zauhidhie (1934-1984) Sekamar dengan Mayat Empat buah lubang peluru di punggungnya Tembus ke sebelah lagi meluhak Tubuhmu yang melunjur kemanusiaan yang lacur Dibidik dari belakang lalu sembunyi Kuselusuri dadamu […]

Posted in Puisi Tagged d zauhidhie, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani