• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Sajak-Sajak Spanduk – Achmad Rizani Asnawi (l. 1944)

Posted on 9 Desember 20179 Desember 2017 by Editor

Achmad Rizani Asnawi (l. 1944) Sajak-Sajak Spanduk I sudah waktunya belajar sejarah dari spanduk-spanduk yang tergantung di udara belajar sopan-santun pada mulut spanduk yang fasih mengulang kata yang menyorot pada […]

Posted in Puisi Tagged Achmad Rizani Asnawi, Puisi Leave a comment

Puisi: Masa Baru – Purwa Atmadja (1923-….)

Posted on 8 Desember 2017 by Editor

Purwa Atmadja (1923-…) Masa Baru Kepada Heinrich Heine Sekali tiba masa ketika, Duni mewah gugur merata, Enyah Seni murah indah, Tangan kasar akan merobek Segala apa nan molek, Akan meremuk […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Purwa Atmadja Leave a comment

Puisi: … Segan Berkajoeh Hanjoet ke Hilir – Samsoe Tiroesah (1910)

Posted on 7 Desember 20177 Desember 2017 by Editor

Samsoe Tiroesah (1910) Maloe Bertanja Sesat di Djalan, Segan Berkajoeh Hanyoet ke Hilir Murid sekolah di mana-mana, Asal menurut nasihat rencana, Lepas daripada marabencana, Usikan guru ambillah guna. Baiklah kita […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Samsoe Tiroesah Leave a comment

Puisi: Pemberian Tahoe – B.K. (1910)

Posted on 7 Desember 2017 by Editor

B.K. (1910) Pemberian Tahoe 1. Muhun ampun, beribu ampun, Kepada sekaliyan pembaca pantun, Pantun telaat berkunjung tuan Kerana ta’ saperti permulaan. 2. Mulai keluwar berhuruf Arab, Sebab perlu mencahri akrab, […]

Posted in Puisi Tagged B.K., Puisi Leave a comment

Puisi: Sjair Anak Perempoean – Anonim (1910)

Posted on 7 Desember 20177 Desember 2017 by Editor

Anonim (1910) Sjair Anak Perempoean 1 Ini syair satu pelajaran, Buat anak perempuan punya aturan, Supaya bisa mendapat satu pikiran, Supaya menjadi suatu pengajaran. 2 Ini syair buat satu peringatan, […]

Posted in Puisi Tagged Anonim, Puisi Leave a comment

Puisi: Dogma – Mahatmanto (1924-1997)

Posted on 7 Desember 2017 by Editor

Mahatmanto (1924-1997) Dogma Kau katakan sempit menghimpit, karena jiwamu hidup, meletup! Kau pecahkan ruang lilipit. Tetapi….. tiadalah biji merasa tercepit oleh kulit. Hanya ketika biji bersemi, berkecambah, baru merasa, dan […]

Posted in Puisi Tagged Mahatmanto, Puisi Leave a comment

Puisi: Pantai – Mahatmanto (1924-1997)

Posted on 7 Desember 2017 by Editor

Mahatmanto (1924-1997) Pantai Tidak seorang pun yang mengikuti jejakku jejakku satu-satunya di sepanjang pantai terasing ini jejak yang segera akan hilang dijilat pasang Aku mencari-cari wajah di tiap gelora wajah […]

Posted in Puisi Tagged Mahatmanto, Puisi Leave a comment

Puisi: Anonim – Mahatmanto (1924-1997)

Posted on 7 Desember 2017 by Editor

Mahatmanto (1924-1997) Anonim Jika aku tahu bahwa aku akan mati dan lenyap serta tak seorang akan mengenang seekor anjing kesayangan pun tidak mengapa aku harus hidup dan mabuk serta mentersiakan […]

Posted in Puisi Tagged Mahatmanto, Puisi Leave a comment

Puisi: Kepada Pujangga Dunia – Mahatmanto (1924 – 1997)

Posted on 7 Desember 20177 Desember 2017 by Editor

Mahatmanto (1924 – 1997) Kepada Pujangga Dunia Seperti burung laut, dengan liurnya dibuatnya sarang permai di gua, di tubir pantai tempat diam terletak telurnya tempat pecah merekahnya, melahirkan isinya tempat […]

Posted in Puisi Tagged Mahatmanto, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani