• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Tangisan Teratai Muda yang Tergusur dari Sebuah Danau Mati – Sides Sudyarto DS (1942-2012)

Posted on 3 April 20173 April 2017 by Editor

Sides Sudyarto DS (1942-2012) Teratai muda itu telah kehabisan air mata Ia menyanyi sejak abad pertama kehidupan Matahari telah menguras seluruh air danau Tanpa alasan. Lautan kecil yang terdiri dari […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sides Sudyarto DS Leave a comment

Puisi: Ulang Tahun Sebuah Tiang Gantungan – Sides Sudyarto DS (1942-2012)

Posted on 3 April 20173 April 2017 by Editor

Sides Sudyarto DS (1942-2012) Inilah, barangkali saat paling duka bagiku Di hari ulang tahunmu ini, tak bisa kukalungkan Sebuah karangan bunga pun, pada lehermu. Dengan anggunnya, kau berdiri tegak Bagaikan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sides Sudyarto DS Leave a comment

Puisi: Gabai – Abrar Yusra (1943-2015)

Posted on 3 April 2017 by Editor

Abrar Yusra (1943-2015) Gabai dahan ke matahari gabai terbang burung terkurung ufuk gabai pendek tangan alam Gabai pekik Saijah gabai rindu dan sakit menyeru Adinda dalam hiru biru dan mau […]

Posted in Puisi Tagged Abrar Yusra, Puisi Leave a comment

Puisi: Karuhun – Wing Kardjo Wangsaatmadja (1937-2002)

Posted on 2 April 2017 by Editor

Wing Kardjo Wangsaatmadja (1937-2002) 1. Rumput. Ombakkah yang di laut. Hiu, ikan cucut, kau lupa siapa cucumu. Di hulu sungai badak. Salah srigala di belantara kota. Kamarku di sana, beratap […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Wing Kardjo Wangsaatmadja Leave a comment

Puisi: Mata Penyair – Subagio Sastrowardoyo (1924-1995)

Posted on 2 April 20172 April 2017 by Editor

Subagio Sastrowardoyo (1924-1995)        Ketika terbuka jendela, terdengar hirukpikuk kota. “Apa saja yang sudah kuberikan padamu,” kata penyair, “kecuali nyawaku ini yang teraniaya.”        Rakyat yang miskin merangsak kemuka. “Kami […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Subagio Sastrowardoyo Leave a comment

Puisi: Hai, Ma! – Rendra (1935-2009)

Posted on 2 April 20172 April 2017 by Editor

Rendra (1935-2009) Ma! Bukan maut yang menggetarkan hatiku, Tetapi hidup yang tidak hidup karena kehilangan daya dan kehilangan fitrahnya Ada malam-malam aku menjalani lorong panjang tanpa tujuan kemana-mana Hawa dingin […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rendra Leave a comment

Puisi: Filateli – Tjahjono Widijanto

Posted on 2 April 20173 April 2017 by Editor

Tjahjono Widijanto tak ada pahlawan lagi di negeri ini yang berani meludahi luka muka sendiri hanya ada senyum lewat bayang-bayang sembari teriakkan mimpi tanpa isi Rahwana telah warisi kita seribu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Tjahjono Widijanto 1 Comment

Puisi: Tel Aviv – Herdi SRS

Posted on 2 April 2017 by Editor

Herdi SRS Di Tel Aviv Kecemasan kita bangkit dari malam luruh yang ghaib Angin mencium pertumpahan darah tapi di bar bar, pesta dansa berombak. Berdesah Serdadu siaga perang walau bom […]

Posted in Puisi Tagged Herdi SRS, Puisi Leave a comment

Puisi: (Catatan-Catatan, hal. 40) – Seno Gumira Ajidarma (l. 1958)

Posted on 30 Maret 201725 April 2018 by Editor

Seno Gumira Ajidarma (l. 1958) (Catatan-Catatan, hal. 40) di atas rumah besi, langit bernyanyi, hujan tak turun, malam makin sesak bicara : tuan dan nyonya, mari kita minum gelas pecah […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Seno Gumira Ajidarma Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani