Jamal T Suryanata /1/ aku diri bagi waktu bersenyawa membentuk ribuan bayang yang berlari cari ke kediaman batu-batu dan pasir cerca alam menderas ke arahku, nyanyi ragaku cinta atas keadaan […]
Author: Editor
Puisi: Kisah Pulang – Ook Nugroho
Ook Nugroho Mereka terus membangun Semakin banyak rumah dan gedung Juga gudang, lorong-lorong dan guha Rahasia, tapi tambah tak yakin Musti pulang ke alamat yang mana Setiap kali cuaca kembali […]
Puisi: Bandung – Saini KM
Saini KM 1 Ada seribu satu alasan untuk meninggalkan rumah : Padang terbuka di kaki langit atau biru laut Gelombang demi gelombang membuka cakrawala. Lalu kau pun berkata: Alangkah pengapnya […]
Puisi: Surat Bertanggal 17 Agustus 1946 – Saini KM
Saini KM Kami sambut fajar kami dengan cara tersendiri: Tenggorok perunggu serak memaki-maki angkasa hitam yang gemetar atas bumi karat dan rongsokan tempat tulang-tulang abad lampau rapuh oleh asin air […]
Puisi: Bayangan – Faisal Kamandobat
Faisal Kamandobat sebelum aku pergi darimu dan melepaskan lenganmu dari lenganku sebelum kita berjarak dan di antara kita cinta yang besar tergeletak seperti mayat memohon ampunan dengan lengan seputih awan […]
Puisi: Surat, 11 – Ediruslan Pe Amanriza (1947-2001)
Ediruslan Pe Amanriza (1947-2001) (surat seorang yang ingin jadi penyair kepada ibunya) Ibu, bacalah sajak-sajakku: dua ekor burung mati di luar pagar rumahku tadi pagi setelah […]
Puisi: Kami Masih Juga Berbaring di Rumah Ini – Hamdy Salad (l. 1963)
Hamdy Salad (l. 1963) Kami Masih Juga Berbaring di Rumah Ini Dan kami masih juga berbaring di rumah ini menyedot luka yang dingin dari dasar lantai haluan berputar bagai bulan […]
Puisi: Musium – Frans Nadjira (l. 1942)
Frans Nadjira Musium Pada rak ke dua Lemari musium terletak tengkorak. Jalan menganga di mata lobang hidung. Burung-burung bersarang dalam karang. Sambil menyucut jari pemuda itu menghapus uap di kaca […]
Puisi: Sahibulhikayat di Negeri Mantang Arang – Dian Hartati
Dian Hartati perkenalkanlah tuan puan, sahibulhikayat sedang bertandang ke negeri mantang arang di negeri itu ia terperangah mendapati pesisir yang ramai lalu bersadai, menjelingkan mata sahibulhikayat menegaskan pendengaran menajamkan mata […]
