A. Damhoeri (1915-1993)Sekuntum Kembang di Balik Pagar Ingin daku hendak memetik,Kembang sekuntum di balik pagar;“Jangan dijemba!” Suara menghardik,“Ta’ betahkah engkau menahan sabar?” Pandaikah engkau menyimpa kembang,Tidakkah layu dalam jambangan?Aku undur […]
Author: Editor
Puisi: Menit – Avianti Armand (l. 1969)
Avianti Armand (l. 1969)Menit Di kotak telepon, cahaya membiru seperti memar.Di dering ketiga, kita sama-sama tahu –huruf-huruf setebal kitab itu tak akan bersahabat.Cuma nama-nama yang tak kita kenal.Dan siklus yang […]
Puisi: Pendongeng Mataram – Sindu Putra (l. 1968)
Sindu Putra (l. 1968)Pendongeng Mataram matamu yang terpejam memiliki sihirtanganmu yang berani mempunyai kegaiban sejatidan dongeng yang kau tuturkanakan abadi sepanjang jaman maka kau kisahkan untukkubetapapun silam malam inijangan tinggalkan […]
Puisi: Doa Seorang Calon Penyair di Makam Seorang Mantan Penyair – Sindu Putra (l. 1968)
Sindu Putra (l. 1968) Doa Seorang Calon Penyair di Makam Seorang Mantan Penyair aku curisegenap kata . . . . . . . dan bukan katayang dijadikan milikmuuntuk menguruk birahi […]
Puisi: Mataram, 17 Agustus 2015 – Sindu Putra (l. 1968)
Sindu Putra (l. 1968)Mataram, 17 Agustus 2015 aku merayakan ulang tahunbagi sebatang pohonsebatang pohon yang menjadi negeribagi 250 juta kupu-kupu aku menyalakan 70 lilin tanahdi setiap batangnya yang tumbuh setiap […]
Puisi: Buku Tentang Ruang – Avianti Armand (l. 1969)
Avianti Armand Buku Tentang Ruang “Aku membuka mata dan tak melihat apa-apa.”– dari film Russian Ark. 1. Aku telah melihat segalanya:Salju dan abu.Roda kereta dan kuda.Orang-orang yang bergegas menembus dinginyang […]
Puisi: Di Patio Itu – Avianti Armand (l. 1969)
Avianti Armand (l. 1969)Di Patio Itu Patio itu punya segala hal yang dia butuhkanuntuk bisa hidup dengan baik:oksigen, cahaya, dan sudut yang tepatuntuk menunggu.Ingatan yang negatif telah dicetaknyajadi lembar-lembar positif […]
Puisi: Pria Bersorban Hitam – Ferdi Afrar (l. 1983)
Ferdi Afrar (l. 1983) Pria Bersorban Hitam : mengenang gempa 27 mei 2006, Jogja dan Jateng 1Siapa mengetuk pintu sepagi ini. Tanpa salam maupun ucap permisi.Aku buka pintu pelan, […]
Puisi: Sepasang Mata Ikan – Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)
Arif Fitra Kurniawan (l. 1985)Sepasang Mata Ikan baginya engkau empang tempat ia memujapancuran, mandi sekaligus meluruskanbagaimana rasa takut layak dihilangkandengan tergesa.selalu saja ada kisah yang merasa putus asasebelum sampai di […]
