Husnizar Hood Di dalam pipa-pipa Kita berenang dengan segala Kayuh Di dalam pipa-pipa Kita terpanggang dengan segala Api Di dalam pipa-pipa Kita mabuk dengan segala Nira Di dalam pipa-pipa Kita […]
Puisi
Puisi: Di dalam Penjara itu Kita Bercakap-Cakap – Husnizar Hood
Husnizar Hood Tidak sendiri, Ada langit yang merendah Pucuknya jatuh ke dinding Dan sepetak dunia jadi lukisan Tergantung di jendela Hitam putih kepalsuan Merah jingga keberanian yang luntur Kuning biru […]
Puisi: Sajak Sebelum Berangkat – Dedet Setiadi (l. 1963)
Dedet Setiadi (l. 1963) Sajak Sebelum Berangkat Aku sudah harus berangkat memasang kerekan timba di bibir sumur tua menuang doa di talang-talang jiwa agar mengendap di gentong kesabaran senja sebelum […]
Puisi: Sajak Para Pendaki – Dedet Setiadi (l. 1963)
Dedet Setiadi (l. 1963) Sajak Para Pendaki Kita adalah para pendaki Menaklukan gunung yang menjelma dalam diri Bertangga-tangga Memaknai puncak kesadaran antara “ada” dan ”tiada” Tak harus mengibar angkuh Walau […]
Puisi: Pelaut Muda – D Zawawi Imron
D Zawawi Imron pelan-pelan perempuan itu mengguncang tubuh lakinya berbetulan terompet lokan ditiup orang di gardu bandar kasih sayang tanpa aksara diterima bekal dari isterinya disandang bahu kekarnya ditinggalkannya rumah […]
Puisi: Seorang Insinyur di Puncak Bukit – Saini KM
Saini KM “Ya. Sejuta jembatan akan melintasi sungai-sungai dan lembah ini. Tangan kita akan menyambungkan rel-rel kereta api dalam perut gunung. Langkah besi akan mempersingkat jarak antara mimpi dan kenyataan. […]
Puisi: Syair Tangisan Uringsangiang – Iverdixon Tinungki
Iverdixon Tinungki ya aduh kasihan sekiranya aku burung gerangan ya aduh kasihan aku terbang ke pulau hakekat ya aduh kasihan aku tak dapat menimbang pikiran ya aduh kasihan aku dipangku […]
Puisi: Siau – Iverdixon Tinungki
Iverdixon Tinungki meletus lobang magma cahaya belerang merah kepundan pongah dua pangeran berebut tahta melelehkan lava menghanguskan darah di lereng kebun pala ini sejarah arang menyemburkan debu menjadi kubah batu […]
Puisi: Mikropon yang Pecah – Afrizal Malna
Afrizal Malna Mereka pernah keluar dari kota kecil itu, sebuah pengeras suara dengan pendengar yang sunyi. Setelah itu mereka tak pernah kembali lagi. Kota kecil itu kini jadi kata tanpa […]
