Ahmad Syubbanuddin Alwy (1962-2015) Apologia Sepasang Mata –Buat KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) 1 Di bawah bentangan malam yang semakin memanjang ke ujung dermaga, dari semenanjung kota-kota tua: mungkin Batavia, […]
Puisi: Jalan Pulang – Samsudin Adlawi (l. 1970)
Samsudin Adlawi (l. 1970) Jalan Pulang Jalan pulang itu lurus adanya kita saja yang membuatnya berkelok-kelok Jalan pulang itu sejatinya lapang kita saja yang membuatnya sempit Jalan pulang itu mulus […]
Puisi: Puisi Aroma Ikan – Samsudin Adlawi (l.1970)
Samsudin Adlawi (l.1970) Puisi Aroma Ikan penyair kita melepas sekeranjang kata di bibir segara sekedipan mata saja mereka sampai di tengah tangannya sibuk berkecipak tingkahi nyanyian kawanan ikan seraya mengudar […]
Puisi: Dina vs Lelaki – Amien Wangsitalaja (l. 1972)
Amien Wangsitalaja (l. 1972) Dina vs Lelaki – “dj” dina ingin kawin selagi etos+hasrat selaput kelamin (laki senyum getir memaknakan pengantin sebuah nyinyir) dina perempuan paham perjuangan sajaknya retak oleh […]
Puisi: Mendirikan Malam 1 – Amien Wangsitalaja (l. 1972)
Amien Wangsitalaja (l. 1972) Mendirikan Malam 1 aku yang pertama mendengar dendang dinda pada malam yang kita ingat ia pernah dibagi tiga ini mungkin pada sepertiga yang kedua saat jam […]
Puisi: Di Lantai Ulin – Amien Wangsitalaja (l. 1972)
Amien Wangsitalaja (l. 1972) Di Lantai Ulin pada suatu ketika aku memang menghikmati nafasmu yang tak memburu di lantai ulin kamar tamu saat siang tempat guring saat malam kita tak […]
Puisi: Samarinda – Amien Wangsitalaja (l. 1972)
Amien Wangsitalaja (l. 1972) Samarinda la mohang daeng mangkona melaksanakan titah sultan kutai sambil menata adat bugis “orang bugis orang kutai sama rendah sama semampai” dan simaklah jilatan sungai terlalu […]
Puisi: Kwatrin Himmirsky – Sitok Srengenge (l. 1965)
Sitok Srengenge (l. 1965) Kwatrin Himmirsky Kulepas kau lekas, mumpung hujan murung dan Laut Hitam, rahim yang membiru karena rindu masih mau menunggumu Tunggu aku di pantai landai sebelum berpaut […]
Puisi: Ular dan Penyair – Sitok Srengenge (l. 1965)
Sitok Srengenge (l. 1965) Ular dan Penyair Di Taman Edan, aku bersua sesosok kata terpuruk mabuk di pojok kalimat jorok. Rambut gimbal akar gantung beringin tua, pakaian kumal sarang kepinding […]
