• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Kerbau di Toraja – Husni Djamaluddin

Posted on 22 Mei 2017 by Editor

Husni Djamaluddin seekor kerbau hitam melangkah perlahan di pinggir jalan              Makale-Sillanan seekor kerbau belang dituntun orang menyeberangi kali              Makale-Pangli ke mana kerbau itu menuju mana aku tanya mana […]

Posted in Puisi Tagged Husni Djamaluddin, Puisi Leave a comment

Puisi: Laut – Husni Djamaluddin

Posted on 22 Mei 2017 by Editor

Husni Djamaluddin laut mengirim ikan      lewat perahu-perahu nelayan laut dijamu lumpur      dan segala kotoran sungai laut mengirim udang      terhidang di meja makan laut disuguh keruh      air […]

Posted in Puisi Tagged Husni Djamaluddin, Puisi Leave a comment

Puisi: Di Seberang Jembatan – Ahda Imran

Posted on 22 Mei 2017 by Editor

Ahda Imran Demi malam yang masuk ke dalam paru-paruku demi lubuk sungai tempat ikan-ikan menyimpan telurnya demi selembar kertas dan puisi yang berbaring di atasnya Biarkan aku menyelam ke dasar […]

Posted in Puisi Tagged Ahda Imran, Puisi Leave a comment

Puisi: Dendang Orang Singkuang – May Moon Nasution

Posted on 22 Mei 2017 by Editor

May Moon Nasution – Bagi pendendang di Singkuang bagaimana kami hendak mendikirkan dendang ini, dengan doa-doa yang telah dikuduskan kaum-kaum kami demi menjaga kesahihan kidung dan kitab, dengan segenap dekap […]

Posted in Puisi Tagged May Moon Nasution, Puisi Leave a comment

Puisi: Gasing – May Moon Nasution

Posted on 21 Mei 201722 Mei 2017 by Editor

May Moon Nasution berpusing-pusing adalah tugas kami, sampai runcing pantat ini membeling, lantas, atas kuasamulah kami menari, menarikan perih hingga hari merembang jangan kau tanya kenapa kami bersedih, ulah amukmulah […]

Posted in Puisi Tagged May Moon Nasution, Puisi Leave a comment

Puisi: Angin – Aspar Paturusi

Posted on 18 Mei 201722 Agustus 2020 by Editor

Aspar Paturusi sobekan layar perahu diterbangkan angin tapi tak seorang awak terdampar di pantai ikan menelan darah, angan-angan dan mimpi bumi yang kian tua tak kuasa melerai ombak dan perahu […]

Posted in Puisi Tagged Aspar Paturussi, Puisi Leave a comment

Puisi: Kita Tak Ingin Menangis – Aspar Paturusi (l. 1943)

Posted on 18 Mei 201722 Agustus 2020 by Editor

Aspar Paturusi (l.1943) arahkan tatapan pada bening keindahan adakah hening alam berbisik kepadamu betapa susah membangkitkan haru dari kekangan bising dan hiruk pikuk sekali waktu setitik pun air mata tak […]

Posted in Puisi Tagged Aspar Paturussi, Puisi 1 Comment

Puisi: Tenggarong, Kota Tua dalam Kabut Bergumpal-gumpal – Korrie Layun Rampan (1953-2015)

Posted on 27 April 2017 by Editor

Korrie Layun Rampan (1953-2015) Siapa mengendap-endap dari balik dinding-dinding kabut lalu tegak di Taman Puisi. Kelamkah atau Sunyi Waktu atau Engkau. Debu yang kembali kepada debu? Cinta pun tumbuh mencengkam […]

Posted in Puisi Tagged Korrie Layun Rampan, Puisi Leave a comment

Puisi: Mahakam – Korrie Layun Rampan (1953-2015)

Posted on 27 April 201727 April 2017 by Editor

Korrie Layun Rampan (1953-2015)  Siapakah yang pulang dengan langkah masai menyandang duka Adam yang pertama mengempang arus sungai, membadung nasibnya? Ia kah itu pelancong tak bernama. Menyusur semenanjung tenggara istirah […]

Posted in Puisi Tagged Korrie Layun Rampan, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani