Ibe S Palogai (l. 1993) I Massia maka pada simpang jalan itu kita jumpai gadis penenun menjalin helai-helai luka menjadi sutra, sebab budak luhur Bone membangun kanal antara Binanga Beru […]
Puisi
Puisi: Badut Panggung – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Badut Panggung Sang badut di atas panggung Dengan lenggang dara irama tua Penuhlah ruang oleh dan nyawa-nyawa terbenam dalam tawa Hanyut melonjak-lonjak Dan dia juga tenggelam dalam […]
Puisi: Lukisan I – Budiman S. Hartoyo (1938-2010)
Budiman S. Hartoyo (1938-2010) Lukisan I Cintaku merah di atas merah Dukaku biru di dalam biru Larutan putih dalam warna-warni Garis-garis bersilangan memadu sepi Cintaku terbenam di tengah kebalauan Dukaku […]
Puisi: Cemburu Muda – Benny Arnas (l. 1983)
Benny Arnas (l. 1983) Cemburu Muda Aku minum teh. Dia minum teh. Bukan di pagi hari, tapi di siang yang mati. Siang tanpa sapadan sentuhan merah. Siapa yang akan membeli […]
Puisi: Nyanyi Ibu – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Nyanyi Ibu Anakku, kalau hasrat dan damba menggetari darah dan tubuhmu melasak dan menggelisah dalam nisan turunlah pergilah lepas menghambur ke dunia citamu tidak hanya mata mengiringi […]
Puisi: Sejarah – Al-Fian Dippahatang (l. 1994)
Al-Fian Dippahatang (l. 1994) Sejarah 1. Info Mungkin ini bukan info penting, tetapi aku percaya—separuh dalam hidup sudah jadi sampul buku yang mesti dibuat menarik sebelum dipajang di toko buku […]
Puisi: Dari Mampang – Suhendi Pusap
Suhendi Pusap Dari Mampang Dari Mampang kau bisa menyaksikan hidup sebagai perlintasan. Orang-orang bergerak ke pusat kota. yang masih jauh di utara, tergesa ke asalnya yang jauh di selatan, dan […]
Puisi: Lampu Merah – Suhendi Pusap
Suhendi Pusap Lampu Merah Menunggu lampu merah berubah warna membuatku merasa bahagia atas kesetiaannya. Kemarin ia berdiri di sana, besok mungkin ia masih berdiri di sana meski orang-orng tak mengetahui […]
Puisi: Menyusur Kota – Suhendi Pusap
Suhendi Pusap Menyusur Kota Kau telah menjadi kota yang bersikap kukuh seperti gedung-gedung dan berdiri sendiri-sendiri. Pandanganmu terhalang udaranya yang kotor, kau hisap dan menjadi candu. Sifat buruk seperti tikus […]
