S.M. Ardan (1932-2006) Perjalanan Aku salah satu penumpang kereta-api dari dan ke satu jurusan Seperti juga yang lain: bermata sangsi, belum punya pegangan Berasak-asakan, duduk diikat benda mati, gantungan harap […]
Puisi
Puisi: Dengan Dua Gadis – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Dengan Dua Gadis Bila aku dapat honorarium Aku ajak gadis I makan minum ke rumah makan dan atau menghirup malam Apalagi kalau cuaca baik Serta kami bicara […]
Puisi: Misalkan Kita di Sarajevo – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Misalkan Kita di Sarajevo Buat B.B dan kawan-kawan Misalkan kita di Sarajevo; mereka akan mengetuk dengan kanon sepucuk dan bertanya benarkah ke Sarajevo ada secelah pintu […]
Puisi: Potret Taman untuk Allen Ginsberg – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Potret Taman untuk Allen Ginsberg Ia menebak dari warna kulit saya dan berkata, ‘Tuan pasti dari dunia ke-3.’ Lalu ia, dari dunia pertama, mengunyah makan pagi […]
Puisi: Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum “Tuhan, berikanlah suara-Mu, kepadaku.” Seperti jadi senyap salak anjing ketika ronda menemukan mayatnya di tepi pemetang. Telungkup. […]
Puisi: Sajak Bonsai Memandang Pagi – Frans Nadjira (l. 1942)
Frans Nadjira (l. 1942) Sajak Bonsai Memandang Pagi Jadi apa makna bercak darah? Tirai tembus pandang bergetar dalam cahaya ketika dingin menyentuh kemilau embun. Ia ingat jejak melati dan semua […]
Puisi: Aku Tak Bisa Lagi Bernyanyi – A. Mustofa Bisri (l. 1944)
A. Mustofa Bisri (l. 1944) Aku Tak Bisa Lagi Bernyanyi bagiku tak ada lagi lirik dan musik yang menarik untuk kunyanyikan bersamamu atau sendiri burung-burung terlalu berisik mendendangkan apa saja […]
Puisi: Abu Mayat John Lennon – Binhad Nurrohmat (l. 1976)
Binhad Nurrohmat (l. 1976) Abu Mayat John Lennon Tak mesti menangis saat bersedih. Tak ada yang mengaku bahagia atas kematian John di New York. Walau bukan teman sekalipun, seluruh dunia […]
Puisi: Sepasang Hikayat – Mario F Lawi (l. 1991)
Mario F Lawi (l. 1991) Sepasang Hikayat Semestinya tak ada yang dilenyapkan dengan angkara. Semesta adalah kelengangan yang menumbuhkan ilalang di antara gandum. Para penuai masih terlelap sebab anggur terbaik […]
