Isma Sawitri (l. 1940) Tiga Serangkai Tiga serangkai lampu beca ya mustapa ya mustapa tiga serangkai lampu beca di sisi kiri di sisi kanan yang satu berkaca merah satunya lagi […]
Puisi: Perayaan Kekalahan – Ibe S. Palogai (l. 1993)
Ibe S. Palogai (l. 1993) Perayaan Kekalahan aku tafsir canggung pena dan gulungan lontara yang saling memunggungi di atas meja tua sejak kisah seorang gembala perang ingin ditulis, keduanya berselisih: […]
Puisi: Alat Peraga Perang – Ibe S. Palogai (l. 1993)
Ibe S. Palogai (l. 1993) Alat Peraga Perang ia duduk berpangku tangan di hadapannya sebuah peta membentang ia pandang dengan mata mengenang dua musim hujan telah ia kuasai di kursinya […]
Esai: Kesadaran Ibe dan Perayaan Kekalahan
Oleh Hasan Aspahani SESEORANG berjalan membawa-bawa beban peristiwa masa kecilnya: dua orang lelaki berkelahi di pasar hanya karena bersenggolan badan. Kenapa mudah sekali orang berkelahi? Ia juga membawa-bawa beban peristiwa […]
Puisi: I Massia – Ibe S. Palogai (l. 1993)
Ibe S Palogai (l. 1993) I Massia maka pada simpang jalan itu kita jumpai gadis penenun menjalin helai-helai luka menjadi sutra, sebab budak luhur Bone membangun kanal antara Binanga Beru […]
Puisi: Badut Panggung – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Badut Panggung Sang badut di atas panggung Dengan lenggang dara irama tua Penuhlah ruang oleh dan nyawa-nyawa terbenam dalam tawa Hanyut melonjak-lonjak Dan dia juga tenggelam dalam […]
Puisi: Lukisan I – Budiman S. Hartoyo (1938-2010)
Budiman S. Hartoyo (1938-2010) Lukisan I Cintaku merah di atas merah Dukaku biru di dalam biru Larutan putih dalam warna-warni Garis-garis bersilangan memadu sepi Cintaku terbenam di tengah kebalauan Dukaku […]
Puisi: Cemburu Muda – Benny Arnas (l. 1983)
Benny Arnas (l. 1983) Cemburu Muda Aku minum teh. Dia minum teh. Bukan di pagi hari, tapi di siang yang mati. Siang tanpa sapadan sentuhan merah. Siapa yang akan membeli […]
Puisi: Nyanyi Ibu – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Nyanyi Ibu Anakku, kalau hasrat dan damba menggetari darah dan tubuhmu melasak dan menggelisah dalam nisan turunlah pergilah lepas menghambur ke dunia citamu tidak hanya mata mengiringi […]
