Sunlie Thomas AlexanderSilsilah Ruko Tua ini ruko, dari luar segala nampak: sukacitamendiang buyut menjelma mesin jahit tuan,sisa keluletannya menyaru sebagai pakaiandi hanger dan rak-rak panjang, melambailahuntung-rugi niagaseumpama kain-kain pajangan “jika […]
Author: Editor
Puisi: Jalan Setapak – Iswadi Pratama (l. 1971)
Iswadi Pratama (l. 1971)Jalan Setapak engkau jalan setapak di pinggiran tanjungkarangmeliuk di pinggang bukit, lempang di landai pantairumpang-lesuh di kampung kumuh di minggu pagi,orang-orang, sebagian kecil orang di kota inimerayakan […]
Puisi: Kebun Istana – Ali Ibnu Anwar (l. 1996)
Ali Ibnu Anwar (l. 1996)kebun istana lihat kebunku. kehilangan bunga. ada yang punah dan ada yang lucut. setiap zaman, kucari cahaya. yang punah kelesah arah. yang lucut merajut maksud. Sumber: […]
Puisi: stasiun kota -Ali Ibnu Anwar (l. 1986)
Ali Ibnu Anwar (l. 1986)stasiun kota dekat stasiun kota. lewat jam lima pagi. tubuhku menjadi arsip yang genting. menuju matahari, tanpa embun pagi. aku simpan lembab hujan di saku celana. […]
Puisi: Bianglala – Rusli A. Malem (l. 1942)
Rusli A. Malem (l. 1942)Bianglala Gerimis dan mentariSaling berbagi dukaMendung dan langitTerkulai dalam warna Dedaunan dan rintik airMengisahkan kembali dongeng-dongeng masa kecilTentang seribu hantuYang menguras sebuah kolamMemahami ikan baduDengan taring-taringnya […]
Esai: Ketidaklangsungan, Isi yang Mencari Bentuk
Kenapa Kita Menulis Puisi (7) Ketidaklangsungan, Isi yang Mencari Bentuk Oleh Hasan Aspahani PUISI adalah retorika. Adalah ungkapan diplomatis. Cara ucap yang bisa dipilih di antara berbagai cara lain. Isi […]
Esai: Harga dan Gengsi Bahasa Melayu
Kenapa Kita Menulis Puisi? (6) Harga dan Gengsi Bahasa Melayu Oleh Hasan Aspahani NAMANYA Jan Huijghen van Linschoten (1563 – 1611). Ia seorang saudagar, pedagang dan hisrorian. Pada masanya gabungan […]
Puisi: Kalimat Lapar Bahasa Rempah -Ng. Lilis Suryani (l. 1996)
Ng. Lilis Suryani (l. 1996)Kalimat Lapar Bahasa Rempah IDi balik rak yang gelap iniPiring dan gelas mematung menanti isiTungku redup malu-maluApi tak cukup menyala dari dada Ah, singkong yang tegaTak […]
Puisi: Merangkum Tubuh – Ng. Lilis Suryani (l. 1996)
Ng. Lilis Suryani (l. 1996)Merangkum Tubuh Ia jejalkan sekoper ingatan yang rontok Getah puisi diperasnya dari kedua puting payudara Ia menuduhku diam-diam sembunyikan kata-katadalam rimba hutan yang mudah luruh Kau […]
