• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Esai

Beberapa Sisi Kepenyairan D Zawawi Imron

Posted on 1 Maret 2017 by Editor

Oleh Hasan Aspahani DESA itu bernama Batang-batang Laok. Jaraknya 21 km dari Sumenep, di ujung timur Pulau Madura. Desa itu terhampar di kaki bukit, di tengah bentangan sawah yang bertingkat-tingkat. […]

Posted in Esai Tagged D Zawawi Imron, Esai, Madura Leave a comment

Esai: Anjangsana- Catatan Proses Kreatif D. Zawawi Imron

Posted on 26 Februari 201726 Februari 2017 by Editor

Oleh D. Zawawi Imron Catatan: Ini adalah catatan proses kreatif D. Zawawi Imron disampaikan pada pembacaan sajak-sajak “Celurit Emas”, pada tanggal 22 November 1984, di Teater Arena Taman Ismail Marzuki, […]

Posted in Esai Tagged D Zawawi Imron, Esai Leave a comment

Esai: Ketika Kuntowijoyo Menganalisa Sajak D Zawawi Imron

Posted on 17 Februari 201717 Februari 2017 by Editor

 Oleh Hasan Aspahani MENUTUP buku puisi D. Zawawi Imron “Madura, Akulah Darahmu” (Grasindo, Jakarta, 1999), Kuntowijoyo menulis sebuah artikel yang menarik dan baik untuk memahami puisi dan memahami bagaimana kerja […]

Posted in Esai Tagged D Zawawi Imron, Esai, Kuntowijoyo Leave a comment

Esai: Sekilas tentang Romansa Perjalanan Kirdjomuljo

Posted on 14 Februari 201731 Mei 2017 by Editor

Oleh Arco Transept BUKU kumpulan puisi Romansa Perjalanan karya Kirdjomuljo membuat saya membayangkan seorang penyair yang tidak berhenti pada sebuah pencarian. Dengan puisi-puisinya kita melihat dia mencari hakikat hidup lewat […]

Posted in Esai Tagged Esai, Kirdjomuljo, Romansa Perjalanan Leave a comment

Esai: Hoppla! – Chairil Anwar

Posted on 31 Januari 201731 Januari 2017 by Editor

Oleh Chairil Anwar (1922-1949) Bagi seorang yang bisa menulis menurut kepercayaan yang sudah mendarah-nanah dalam dirinya, bykan menurut keperca- yaan yang masih diharapkannya.              JIKA […]

Posted in Esai Tagged Chairil Anwar, Esai 1 Comment

Esai: Penyair, Belajar, dan Membuat Sejarah

Posted on 5 Januari 2017 by Editor

Oleh Rida K Liamsi Penyair dan Budayawan Riau BAGAIMANA memperkuat akar perpuisian di Indonesia? Ini tema yang terkesan agak galau, cemas, seakan bimbang tentang nasib perpuisian dan juga kepenyairan di […]

Posted in Esai Tagged Esai, Rida K. Liamsi Leave a comment

Esai: Tentang Kritik Sastra dalam Apresiasi Sastra – Budi Darma

Posted on 3 Januari 20173 Januari 2017 by Editor

OlehBudi Darma /1/ Meskipun bertautan, kritik sastra berbeda dengan apresiasi sastra. Memang tidak selamanya kritik sastra mengkritik obyek sastra, akan tetapi unsur kritik selalu mendampingi pengertian kritik sastra. Sebaliknya pengertian […]

Posted in Esai Tagged budi darma, Esai Leave a comment

Ulasan Buku: Elang di Talang Mamak, Singapura, New York, Paris, hingga Madinah

Posted on 1 Januari 20171 Januari 2017 by Editor

Pembacaan atas sajak-sajak Dheni Kurnia “Olang 2” Oleh Hasan Aspahani ELANG adalah satu makhluk yang menjadi simbol pada banyak kebudayaan dunia. Sosoknya hadir dalam banyak mitologi. Orang Aztec di Mexico […]

Posted in Esai Tagged Dheni Kurnia, Esai, Olang 2 Leave a comment

Esai: Tentang Sajak, Penyair, dan Dua Sajak Sitok

Posted on 28 Desember 201628 Desember 2016 by Editor

Hasan Aspahani APAKAH sajak? Sajak adalah apa yang diunggun-timbun jadi rumah. Kata Chairil Anwar, “Kaca jernih dari luar segala tampak.” Bagi Subagio Sastrowardoyo, sajak adalah apa yang lahir setelah ‘malam […]

Posted in Esai Tagged Esai, Hasan Aspahani, Sitok Srengenge Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani